Kelok 23 Dibuka, Dispar Sleman Hitung Dampak Wisata hingga 2030
Dispar Sleman menyimulasikan dampak pembukaan Kelok 23 terhadap kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan PAD hingga 2030.
Nelayan sedang bekerja sama mendorong kapal ke pantai, di Pantai Bugel, Senin (31/12/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kabupaten Kulonprogo segera memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tahun ini. Tempat pelalangan bernama TPI Hebat tersebut rencananya dibangun di empat lokasi di Kulonprogo.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo, Wakhid Purwosubiantoro mengatakan TPI Hebat akan dibangun secara bertahap. TPI pertama akan dibangun di daerah Congot.
“Hebat itu singkatan dari higienis, ekonomis, bersih, aman, tertib. Jadi penamaan tersebut bukan sekadar nama, tapi TPI tersebut akan bernuansa budaya. Maksudnya adalah untuk meningkatkan budaya bahari Jogja. Selain itu juga bisa jadi destinasi wisata baru termasuk juga untuk sarana edukasi,” kata Wakhid pada Senin (6/2/2023).
Dikatakannya, untuk pembangunan TPI Congot akan menggunakan dana keistimewaan (Danais) senilai Rp1,7 miliar. TPI lama yang ada di Congot menurutnya sudah rusak dan akan dibongkar. Aset TPI lama tersebut juga akan dihapuskan.
“Kami juga sudah mendapat dawuh [arahan] untuk mengembangkan TPI Congot dari Panitikismo Pura Pakualaman. Tahun selanjutnya baru berganti ke lokasi lain seperti di Trisik dan Bugel. Congot akan menjadi TPI percontohan untuk pembangunan TPI Hebat lain,” jelas dia.
BACA JUGA: JCW Sebut Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp10 M di Sleman Kini Diusut Penegak Hukum
Dikatakannya, pengoperasian TPI harus dilakukan secara profesional mulai dari penempatan ikan, pencatatan, hingga retribusi. Pembangunan TPI akan dibarengi dengan pengembangan kapasistas sumber daya manusia (SDM).
“Pengelolaan TPI itu akan dilakukan secara profesional, jadi nanti kami ajak pengelola melihat TPI yang mungkin sama [secara sistem] di daerah lain. Lalu, kami bekerja sama dengan provinsi dan Poklasar [kelompok pengolah dan pemasar] untuk memberi pelatihan kepada pengelola [pengelola TPI],” lanjutnya.
Ditambahkannya guna mendongkrak jumlah produksi ikan, DKP Kulonprogo juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan dengan bimbingan teknis, pelatihan, sekolah lapang, magang serta kunjungan lapangan.
“Contohnya seperti pelatihan penangkapan ikan, pelatihan perbengkelan PMT [perahu motor tempel], pelatihan laminasi PMT, pelatihan meteorologi, dan navigasi. Pelatihan pelelangan ikan, sekolah lapang cuaca bagi nelayan, dan magang nelayan milenial,” jelas dia. DKP Kulonprogo juga akan mengadakan alat pendeteksi ikan, jaring serta alat perbengkelan.
Kepala DKP Kulonprogo Trenggono Trimulyo mengatakan kebijakan yang diambil lembaganya harus berorientasi kepada pemberdayaan masyarakat yang mengacu pada Instruksi Bupati No.12/2022 tentang Gerbang Segoro Gerakan Membangun dengan Semangat Gotong Royong, yaitu pengembangan usaha kelautan secara terintegrasi hulu hilir berbasis masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan DKP Kulonprogo, Ghufron Said Priyono mengatakan DKP Kulonprogo akan menggelontorkan dana senilai Rp771 juta untuk sarana prasarana budi daya bagi 19 kelompok budi daya ikan (Pokdakan) dan Rp193 juta untuk sarpras pengolahan ikan bagi enam kelompok pengolahan ikan melalui danais.
“Pada prinsipnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo siap dan sangat mendukung untuk peningkatan produksi ikan dengan memberikan bantuan sarana prasarana produksi baik untuk perikanan budi daya, perikanan tangkap, maupun pengolahan. Itu semua ending-nya peningkatan produksi dan konsumsi ikan di Kulonprogo,” kata Ghufron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Sleman menyimulasikan dampak pembukaan Kelok 23 terhadap kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan PAD hingga 2030.
Hasil sanggah LPDP Tahap 2 2026 diumumkan 22 September. Simak cara cek hasil sanggah dan jadwal Seleksi Bakat Skolastik hingga Seleksi Substansi.
Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan Persija Jakarta dengan kontrak dua musim. Ia masih menjalani pemulihan cedera sebelum tampil.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
WNI tertentu kini bisa menggunakan eTA untuk ke Kanada tanpa visitor visa. Simak syarat, biaya, masa berlaku, dan cara mengajukan eTA.
Volkswagen recall 208.724 SUV di AS karena baut rak kemudi bisa korosi dan patah. Cek Tiguan, Atlas, dan Audi Q3 yang terdampak.