Advertisement

Jangan Pamer Kemewahan, Advokat Baru Diminta Fokus Membangun Kualitas Diri

Yosef Leon
Jum'at, 03 Maret 2023 - 19:47 WIB
Sunartono
Jangan Pamer Kemewahan, Advokat Baru Diminta Fokus Membangun Kualitas Diri Suasana pengangkatan 131 orang menjadi advokat Peradi wilayah DIY, Jumat (3/3/2023). - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mendorong para advokat di wilayah Jogja untuk fokus mengasah kapasitas dan kemampuan di bidang hukum. Profesi sebagai advokat yang dipilih mestinya diikuti dengan peningkatan profesionalitas, bukan semata untuk mengikuti tren atau gaya-gayaan. 

Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan mengatakan, profesi advokat belakangan tengah melejit lantaran ulah sejumlah oknum yang mempertontonkan gaya hidup mewah dan bergelimang harta. Perilaku ini menurutnya merupakan sebuah kesalahan paradigma untuk mendidik pandangan masyarakat terhadap profesi itu. 

Advertisement

BACA JUGA : Pimpinannya Dicopot Buntut Viral Gaya Hidup Mewah

"Itu bisa berdampak pada niat orang yang mau jadi advokat salah paradigma dan salah tafsir," kata Otto saat mengangkat 131 orang menjadi advokat Peradi wilayah DIY, Jumat (3/3/2023). 

Menurutnya, membangun cara berpikir terhadap kemewahan dan harta yang berlimpah pada profesi advokat berpotensi membuat profesi ini akan disalahgunakan. Advokat disinyalir akan menghalalkan segala cara bahkan melanggar kode etik profesi saat menjalankan tugas demi memperoleh uang. 

"Uang memang sangat perlu dan sah mereka dapatkan, tetapi kalau berpikir jadi advokat supaya dapat uang dia akan memiliki paradigma yang keliru dan berpotensi menghalalkan segala cara untuk apa uang, padahal uang itu konsekuensi logis dari pekerjaannya," ujarnya. 

Para advokat yang baru diangkat, kata dia mestinya fokus menegakkan supremasi hukum dan memastikan hak mendapatkan bantuan hukum mampu diakses seluruh elemen masyarakat. Kejujuran dan integritas dari profesi yang diemban harus dipegang teguh dalam penanganan kasus hukum. 

BACA JUGA : Jam Tangan Mewah Seharga Rp60 Juta Milik Warga

"Memang banyak yang perlu diedukasi, makanya saya sarankan kepada semua advokat yang baru diangkat bahwa mereka harus pintar dan jujur. Ketika dia pintar tapi tidak jujur orang tidak akan mau pakai, begitu juga sebaliknya," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bone Bernama Turbo, Milik Anggota TNI

News
| Sabtu, 15 Juni 2024, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement