Advertisement

Bakal Diperluas Jadi 1.500 Hektare, Kawasan Industri Semin Baru Dimasuki Satu Pabrik

David Kurniawan
Minggu, 12 Maret 2023 - 18:07 WIB
Arief Junianto
Bakal Diperluas Jadi 1.500 Hektare, Kawasan Industri Semin Baru Dimasuki Satu Pabrik Kondisi lalu lintas di kawasan peruntukan industri Semin di Dusun Bangunsari, Candirejo, Semin saat jam pulang pabrik. Foto diambil Jumat (10/3/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemkab Gunungkidul berencana memperluas kawasan peruntukan industri di Kapanewon Semin. Meski demikian, hingga sekarang di lokasi tersebut baru satu pabrik.

Sesuai dengan Perda No 6/2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2010-2030, total luasan kawasan peruntukan industri di Kapanewon Semin mencapai 75 hektare. Dalam proses review perda, yang saat ini masih berlangsung juga ada wacana memperluas kawasan hingga 1.500 hektare.

Advertisement

Meski demikian, hingga sekarang baru ada satu pabrik yang berdiri di kawasan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Yuda Hariyanto, saat dihubungi Minggu (12/3/2022).

BACA JUGA: Kawasan Industri Semin Diperluas hingga 1.500 Hektare

Menurut dia, pabrik yang berdiri merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang bergerak dalam pembuatan sarung tangan. “Memang baru satu pabrik, tapi sudah memberikan dampak terhadap warga sekitar karena geliat ekonomi juga sudah mulai terlihat,” katanya.

Yuda tidak menampik sempat ada rencana pembangunan pabrik pengolahan limbah bahan baku berbahaya dan beracun (B3) di Dusun Bangunsari, Candirejo, Semin yang masuk dalam kawasan industri. Meski demikian, proses dihentikan dikarenakan tidak memiliki izin resmi. “Memang tidak ada izinnya sehingga tidak jadi dibangun,” katanya.

Menurut dia, upaya menggenjot investasi di kawasan industri terus dilakukan. Salah satunya dengan membuat kajian investasi yang diarahkan ke zona utara Gunungkidul. “Tahun ini dibuat kajian dan investasi akan diarahkan ke kawasan industri Semin,” katanya.

Yuda menambahkan, kawasan peruntukan industri Semin memiliki lokasi yang strategis karena letaknya yang berbatasan dengan Sukoharjo. Meski kondisi jalan ada kerusakan, namun ia mengakui akses lebih mudah karena lokasi lebih datar ketimbang wilayah Gunungkidul lainnya. “Harapannya  investor yang jenuh di Jawa Tengah bisa masuk. Makanya ada rencana perluasan kawasan yang meliputi Kapanewon Semin dan Ngawen,” katanya.

Upaya perluasan kawasan peruntukan industri ini diamini oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang atau Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Gunungkidul, Eddy Praptono. Menurut dia, rencana perluasan tertuang dalam review Perda tentang RTRW. “Sekarang masih proses dan area yang dipersiapkan mencapai 1.500 hektare,” katanya.

Dia menjelaskan, lokasi ini terbagi di Kalurahan Candirejo dan Rejosari di Kapanewon Semin dan Kalurahan Sambirejo, Ngawen. “Memang ada rencana perluasan, tapi untuk ketetapan harus mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penjelasan KNKT Terkait Pesawat Jatuh di Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai

News
| Senin, 20 Mei 2024, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menikmati Sendratari dan Pertunjukan Wayang di Jogja

Wisata
| Minggu, 19 Mei 2024, 06:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement