KNMP Poncosari Punya Cold Storage, Didorong Jadi Pusat Nelayan di Bantul
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
Ilustrasi Virus Corona/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mewanti-wanti masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada menyambut masa libur Lebaran mendatang. Peningkatan kasus Covid-19 dampak melonjaknya kunjungan wisatawan ke wilayah setempat harus diwaspadai oleh semua pihak.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Tri Widyantoro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sarana dam prasana untuk menghadapi masa libur Lebaran mendatang. Diharapkan sejumlah fasilitas kesehatan dan infrastruktur pendukung siap mewaspadai penularan kasus Covid-19.
"Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Meskipun kasus yang membutuhkan perawatan rumah sakit nggak ada, tetapi masih ada yang positif, biasanya ditemukan pada skrining dan tanpa gejala," kata Agus, Senin (3/4/2023).
Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Bantul kata dia nantinya akan menyiapkan diri dalam menghadapi gelombang wisatawan yang diprediksi bakal melonjak signifikan pada masa Lebaran nanti. Dengan begitu lonjakan kasus bisa diminimalisir dan ditanggulangi dengan optimal.
"Semua kita siapkan mulai dari prosedur, obat-obatan, fasyankes, testing, siap antisipasi," ujarnya.
Nantinya Pemkab Bantul juga akan mendirikan sejumlah posko kesehatan pada masa mudik dan arus balik Lebaran. Posko tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan untuk mengakses berbagai macan informasi maupun pelayanan kesehatan.
"Posko kesehatan seperti biasa, nanti kami gabung dengan posko dari Polri," katanya.
Ketua PHRI Bantul Yohanes Yohanes Hendra Dwi Utomo menyebut, lonjakan wisatawan yang cukup signifikan diprediksi akan memasuki Bantul saat libur Lebaran mendatang. Pihaknya berkaca pada libur Lebaran tahun lalu di mana tingkat keterisian kamar hotel sampai di angka 200 persen.
BACA JUGA: AHY Tuding Moeldoko Berupaya Bubarkan Koalisi Perubahan
"Tapi tetap yang kita utamakan itu adalah kesehatan, jangan sampai kita terlena dan cari keuntungan semata, akhirnya tidak memikirkan kesehatan masyarakat yang berkunjung. Tetap CHSE dan prokes akan diprioritaskan," kata dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.