Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya
Harianjogja.com, KULONPROGO—Beberapa partai politik (Parpol) aktif memanfaatkan layanan helpdesk pencalonan baik langsung ke ruang PPID KPU Kabupaten maupun nomor helpdesk yang telah tercantum.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulonprogo, Hidayatut Thoyyibah mengatakan bahwa kendati aktif memanfaatkan layanan helpdesk pencalonan, namun sampai saat ini belum ada pengajuan calon anggota DPRD Kabupaten.
“Dalam komunikasi yang disampaikan oleh penghubung partai politik; partai politik akan melakukan pendaftaran mendekati hari-hari akhir pendaftaran yaitu sekitar tanggal 10 Mei sampai hari terakhir pendaftaran,” kata Hidayatut dihubungi pada Senin (8/5/2023).
BACA JUGA: Mario Dandy Satriyo Digugat AG atas Kasus Pencabulan
Hidayatut menambahkan bahwa hal tersebut dilakukan karena menunggu berkas persyaratan dari calon yang sudah lengkap serta melakukan scan seluruh dokumen hingga mengunggah kembali ke dalam aplikasi Sistem Pencalonan (Silon).
Katanya, berbeda dengan Pemilu 2019 yang pendaftarannya dilakukan dengan membawa dokumen fisik, maka proses pendaftaran calon di Pemilu 2024 dilakukan dengan menggunakan aplikasi. Dengan begitu, semua dokumen yang menjadi persyarakat pendaftaran harus diupload dalam sistem aplikasi Silon.
“Beberapa penghubung partai politik menyampaikan bahwa mereka masih berkomunikasi aktif dengan para caleg untuk sesegera mungkin melengkapi berkas persyaratan. Ada juga beberapa parpol yang memfasilitasi pemenuhan persyaratan calon dengan berkomunikasi dengan instansi yang mengeluarkan dokumen persyaratan, sehingga pengurusan bisa dilakukan secara kolektif,” katanya.
Dengan upaya tersebut, harapannya berkas persyaratan dapat secepatnya terkumpul dan terunggah, sehingga secepatnya dapat melakukan pendaftaran di KPU Kulonprogo.
Lebih jauh, Hidayatut menegaskan bahwa akan permasalah penumpukan pendaftaran apabila partai politik mendaftarkan calonnya mendekati hari H. Dengan begitu kemungkinan kekeliruan pemrosesan data akan tinggi.
“Permasalahannya ada pada penumpukan pendaftaran. Tentu akan memungkinkan adanya ketidakcermatan [input dan pemrosesan data] baik di KPU atau pada partai politik,” ucapnya.
Kendati demikian, Hidayatut optimistis bahwa pendaftaran yang mensyaratkan kelengkapan dokumen dan KPU memiliki waktu yang panjang untuk melakukan pencermatan untuk memastikan kebenaran dokumen partai politik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.