Kemarau Panjang Mengancam, Petani Sleman Diminta Atur Pola Tanam
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Satpol PP menutup perumahan Kandara Village yang berdiri di lahan tanah kas desa tanpa izin. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianogja.com, JOGJA—Satuan Polisi Pamong Prama (Satpol PP) DIY akan melakukan penutupan terhadap dua lokasi yang memanfaatkan tanah kas desa (TKD) tanpa izin di Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Kepala Satpol PP DIY Noviar Noviar Rahmad menyampaikan pihaknya akan melakukan penutupan terhadap dua lokasi tersebut dalam pekan ini. “Dua lagi akan kami segel pekan ini di Maguwoharjo,” ucapnya di Kompleks Kepatihan, Senin (22/5/2023).
Noviar dua lokasi tersebut selama ini dimanfaatkan untuk restoran sekaligus tempat futsal, serta ada pula yang dimanfaatkan sebagai agrowisata.
BACA JUGA : Bicara soal Kasus Tanah Kas Desa Sleman
Selama ini menurut Noviar pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait pemanfaatan TKD tanpa izin yang digunakan sebagai perumahan. “Itu perumahan, belum yang kafe. Itu tanpa izin, kan enggak boleh ada perumahan di atas TKD,” katanya.
Dari laporan tersebut, menurut Noviar terbanyak ada di Maguwoharjo. “Di Maguwoharjo ada 90 pengaduan. Tapi banyak yang kecil-kecil ada yang 300 meter, 500 meter, ada yang 1.000 meter,” katanya.
Selain itu ada pula pengaduan yang diterimanya terkait penyalahgunaan TKD di Minomartani, Wedomartani, Condongcatur, Caturtunggal, dan Sardonoharjo. “Itu masih kita proses semuanya,” katanya.
Dalam melakukan penyelidikan atas penyalahgunaan TKD atau pemanfaatannya tanpa izin, menurut Noviar pihaknya selalu melibatkan lurah setempat. Meski begitu menurutnya dengan adanya penyalahgunaan TKD dan pemanfaatannya tanpa izin menunjukkan bahwa lurah tidak menjalankan tugasnya untuk mengawasi pemanfaatan tanah tersebut.
BACA JUGA : Kasus Tanah Kas Desa, 43 Saksi Dipanggil Salah Satunya
“Ya kalau selama ini berarti lurah tidak melaksanakan tugasnya. Kan dia yang dipasrahkan anggaduh dari kasultanan untuk mengawasi, kan itu tidak diawasi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 18 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 18 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.