UGM AI Tech4Disaster Himpun 1.400 Laporan Pascabencana NTT
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Seorang warga sedang membuang sampah di depo sementara samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Jumat (21/1/2022)/Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN—Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani diproyeksikan mampu mengolah 80 ton sampah per hari. Sampah yang masuk TPST Tamanmartani nantinya akan diolah menjadi kompos dan conblock plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani menerangkan TPST Tamanmartani nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas pengelolaan sampah. Dijelaskan Epi, TPST Tamanmartani akan dilengkapi pos timbang. Pos ini akan menimbang volume sampah yang masuk ke TPST setiap harinya.
"Tempat penimbangan atau pos timbang, kemudian untuk area loading, kemudian tempat pemilahan," terangnya, Jumat (9/6/2023).
BACA JUGA: Tahap Awal Konstruksi TPST Tamanmartani, Jalan hingga Pagar Bakal Dibangun
Di fasilitas tempat pilah, sampah akan disortir sesuai jenisnya. Selain itu TPST Tamanmartani juga akan dilengkapi dengan incinerator yang digunakan untuk membakar limbah. Tak hanya itu, mesin komposter juga disiapkan dalam rancangan TPST Tamanmartani. Alat ini akan mengelola sampah organik menjadi kompos. "Karena nanti yang [sampah] organik nanti akan dibuat kompos," tambahnya.
Di sisi lain, TPST Tamanmartani disebutkan Epi juga akan dilengkapi tempat pengepresan dan tempat penyimpanan kompos. Tak lupa, instalasi pengolah limbah juga akan dipasang di TPST Tamanmartani. "Instalasi pengolah limbah, karena nanti dipres, organik itu kan pasti ada lindinya [kimia] ya," terangnya.
Jika sampah organik akan diproses menjadi kompos, sampah-sampah anorganik akan diolah menjadi conblock. Epi menjelaskan sampah-sampah anorganik yang masuk TPST Tamanmartani nantinya akan dipres menjadi conblock bermaterikan plastik.
"Jadi begitu datang nanti dipilah, kalau sudah terpilah nanti yang organik dibuat kompos. Kemudian yang anorganik akan dibuat conblock. Sampai kalau masih ada residu dibakar, sehingga nanti harapannya TPST itu zero waste," tegasnya.
Rencananya kompos yang dihasilkan akan digunakan DLH untuk perawatan taman-taman milik pemerintah. Meski tak menutup kemungkinan bila berlebih bisa dikerjasamakan dengan instansi lain seperti Dinas Pertanian.
Diproyeksikan TPST Tamanmartani dapat mengelola 80 ton sampah setiap harinya. Ditargetkan pada tahun 2023 ini TPST Tamanmartani mulai dapat beroperasi. "Paling jelek nanti akhir Desember, nanti akhir tahun atau awal tahun 2024 mudah-mudahan kita sudah bisa mulai operasi," tegasnya.
Pembangunan TPST Tamanmartani melibatkan dua instansi, yakni DPUPKP Sleman dan DLH Sleman. Dua instansi ini memiliki peran masing-masing dalam pembangunan TPST. Pada tahap awal ini pembangunan akan dilaksanakan oleh DPUPKP Sleman yang bertugas melakukan perataan tanah, pembangunan pagar dan akses jalan keluar masuk TPST Tamanmartani.
Kepala DPUPKP Sleman, Taufiq Wahyudi menerangkan pembangunan TPST Tamanmartani telah dimulai. Pemenang lelang telah di kontrak dan berikutnya memasuki tahap pembangunan. "TPST Tamanmartani itu kan sudah. Baru kita kontrak itu, sudah jalan," terangnya.
Dalam pembangunannya, DPUPKP Sleman bakal fokus pada pembangunan fisik seperti akses jalan dan tembok. Sementara pengadaan peralatan pengolahan sampah nantinya akan berada di ranah DLH Sleman.
"Kalau kita cuma masalah fisiknya saja, jadi akses masuk ke jalan, kemudian tembok keliling nanti yang masalah peralatan ada di DLH," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja
Beasiswa Santri Baznas 2026 dibuka untuk 2.500 santri dhuafa berprestasi. Setiap penerima mendapat bantuan Rp4 juta dan pembinaan.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.