Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Puluhan bacaleg mengikuti tes psikologi dalam tahapan tes kesehatan di RSUD Wonosari, Jumat (6/7/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul menyerahkan hasil verifikasi administrasi berkas pendaftaran bacaleg ke partai politik, Sabtu (24/6/2023). Adapun hasilnya mayoritas bacaleg harus memperbaiki berkas yang telah didaftarkan.
BACA JUGA: 18 Parpol Daftarkan 645 Bacaleg di Gunungkidul
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan, verifikasi administrasi berkas pendaftaran sudah selesai. Hasil penelitian juga sudah diserahkan ke masing-masing parpol peserta Pemilu 2024.
Menurut dia, banyak bacaleg yang belum memenuhi persyaratan sehingga berkas dikembalikan untuk diperbaiki. Total selama pendaftaran bacaleg yang dimulai 1-14 Mei 2023, ada 645 orang pendaftar.
“Yang sudah dinyatakan lengkap baru sekitar 20%. Sedangkan yang 80% bacaleg harus memperbaiki berkas pendaftaran,” kata Andang kepada wartawan, Minggu (25/6/2023).
Dia menjelaskan, untuk berkas yang belum lengkap bervariasi mulai ijazah yang belum dilegalisir, surat dari pengadilan negeri yang belum sesuai ketentuan. Selain itu, juga ada kesalahan input data kesehatan bacaleg dan lain sebagainya.
“Seluruh parpol peserta pemilu harus memperbaikinya. Tapi, hanya sedikit sehingga prosesnya tidak ribet seperti saat akan mendaftar,” katanya.
Rencananya proses perbaikan dilakukan mulai 26 Juni sampai 9 Juli 2023. Diharapkan partai segera melakukan perbaikan terhadap berkas-berkas yang dinyatakan belum lengkap ini.
“Masih ada waktu dan perbaikan bisa segera dilakukan untuk kemudian diserahkan lagi [berkasnya] ke KPU,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatkaan, pendaftaran bacaleg, menjadi salah satu tahapan persiapan penyelenggaraan pemilu. Di waktu yang hampir berbarengan, juga ada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.
“DPT sudah kami tetapkan di 21 Juni 2023 dan sekarang mulai diumumkan ke publik,” katanya.
DPT di Gunungkidul untuk Pemilu 2024 yang ditetapkan sebanyak 613.155 orang. Rinciannya, pemilih perempuan sebanyak 313.505 orang dan pemilih laki-laki ada 299.650 orang.
“Upaya pencermatan terus dilakukan, meski DPT telah ditetapkan. Sebab, nanti masih ada kategori daftar pemilih tambahan atau daftar pemilih khusus,” katanya.
Menurutnya, daftar pemilih tambahan untuk mengakomodasi warga yang sudah tercatat sebagai pemilih, namun pindah tempat memilih. Adapun daftar pemilih khusus untuk mengakomodasi calon pemilih tercecer dan belum masuk daftar DPT, meski dari sisi persyaratan sudah memenuhi syarat memilih.
“Daftar pemilih khusus, nantinya warga memilih menggunakan KTPel,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.