Polresta Sleman Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UAD
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Suasana Kick-off Jogja Smart Province (JSP) 2.0 yang dikucurkan pekan ini pada Rabu (12/7/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kick off Jogja Smart Province (JSP) 2.0 resmi digelar pekan ini. JSP diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi infomasi di tingkat pemerintahan maupun masyarakat.
Dihadiri bupati/Wali Kota se-DIY dan sejumlah pihak lainnya menerima Surat Keputusan (SK) Gugus Tugas Smart Province yang diserahkan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Program JSP mengusung tema Harmonisasi Manusia dan Teknologi.
Rencana aksi daerah ini disusun berlandaskan nilai kearifan lokal. Sedangkan yang menjadi ruang lingkupnya adalah pemerintahan cerdas, kebudayaan cerdas, lingkungan cerdas, kehidupan cerdas, dan masyarakat cerdas.
BACA JUGA: Gandeng BRIN, Bapanas Perkuat Teknologi Informasi Penyatuan Data Pangan
Sultan menjelaskan program JSP ini merupakan langkah untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, baik itu di pemerintahan ataupun di tengah masyarakat.
"Ini berdampak pada kualitas tata kelola pemerintahan DIY yang tercermin dari capaian indeks sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan yakni AA, Reformasi Birokrasi A, Keterbukaan Informasi Publik pada klaster informatif, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik [SPBE] pada kategori baik, keamanan informasi terbaik se-Indonesia dan elektronifikasi transaksi keuangan Pemda 98,4 persen," kata dia di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu (12/7/2023).
Program ini membutuhkan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak. Mulai dari Pemda DIY, kabupaten/kota se-DIY, akademisi, pelaku usaha dan media guna menyukseskan program JSP ini. Diharapkan para stakeholder tersebut juga dapat mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan teknologi informasi dengan baik, sehingga nantinya dapat berguna bagi kehidupan masyarakat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang hadir dalam acara tersebut mendukung penuh program JSP ini. Menurutnya program JSP selaras dengan program Smart Regency yang dimiliki Pemkab Sleman.
Dengan begitu, diharapkan perkembangan teknologi ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan program-program yang ada di Pemkab Sleman. "Harapannya tentu dapat mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman dan DIY pada umumnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Ibrahima Konate menegaskan Prancis akan berjuang habis-habisan menghadapi Inggris demi membawa pulang medali perunggu Piala Dunia 2026.
KKP melatih 5.153 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih guna menyiapkan SDM profesional untuk mengelola kawasan ekonomi pesisir.
Departemen Kehakiman AS menyatakan aturan yang mewajibkan penghapusan TikTok dari perangkat pemerintah federal tidak lagi berlaku untuk versi terbaru aplikasi.