Koperasi Merah Putih Tamanmartani, Sleman, Gandeng 109 Pedagang Kelontong
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Puluhan truk pengangkut sampah mengantre untuk menurunkan muatan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (8/1/2020). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Kabupaten Bantul bersiap mengolah sampahnya melalui 4 Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di wilayahnya seiring dengan penuhnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan Bantul sedang menyiapkan empat lokasi yang akan digunakan sebagai TPST. Empat lokasi tersebut yakni di Modalan, Kapanewon Banguntapan; Niten, Kapanewon Kasihan; Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan; dan Kalurahan Murtigading, Kapewon Sanden.
Menurut Halim saat ini pembangunan TPST Modalan dan Niten sedang dalam proses pembangunan. Kemudian untuk TPST di Guwosari dan Murtigading selama ini telah beroperasi.
“Kemudian yang sudah ada di [TPST] Guwosari akan kita dukung karena itu milik kelurahan, di Panggungharjo juga akan kita dukung pengembangannya dan [TPST] Murtigading sedang kami kembangkan,” katanya, Kamis (28/7/2023).
Ia menyampaikan selama ini Kabupaten Bantul juga telah mengalokasikan Rp.50 juta per padukuhan untuk Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Pedukuhan (PPBMP) yang dapat digunakan untuk mengolah sampah.
“[Dana PPBMP] Dimanfaatkan untuk diantaranya pengelolaan sampah tingkat padukuhan, jadi dengan pemilahan sampah sejak dari padukuhan bahkan sejak dari rumah tangga, itu nanti akan terjadi pengurangan timbunan sampah yang dibuang ke Piyungan,” katanya.
Dia juga mengharapkan masyarakat dapat mengolah sampah disetiap rumah tangga. Menurutnya, pengolahan sampah berbasis rumah tangga tersebut dapat mengurangi volume sampah secara signifikan.
“Kalau setiap rumah tangga melakukan pemilahan 80 persen sampah itu selesai, tinggal kita memikirkan bagaimana sampah organik. sampah organik selama ini ditimbun, tetapi harus dipastikan yang ditimbun hanya sampah organik,” katanya.
Dengan begitu, menurut Halim pengolahan sampah dapat dilakukan pada masing-masing padukuhan, sehingga nantinya sampah yang dibuang ke TPA Piyungan dapat menurun jumlahnya. “Kalau ini berjalan Insyaallah Bantul tidak lagi membuang sampah di [TPA] Piyungan,” katanya.
BACA JUGA : TPA Piyungan Ditutup, Pemulung Kebingungan, Sebagian Pulang Kampung
Menurut Halim saat ini pihaknya tengah menghitung kapasitas yang dapat ditampung dalam TPST yang ada di Kabupaten Bantul. Dia pun menyampaikan, dengan kondisi darurat sampah yang terjadi saat ini, diharapan Kabupaten Bantul dan Sleman dapat mengolah sampah secara mandiri. Kemudian apabila dimungkinkan, Halim juga tidak menutup kemungkinan sampah Kota Jogja dapat diolah di Bantul.
“Kami sedang hitung, kota mungkin dibagi ke Sleman Kulonprogo dan Bantul. Tidak semuanya di Bantul, selama ini Bantul menampung tiga daerah. Ini nanti Sleman diharapkan juga menampung sebagian sampah kota, Bantul juga, Kulonprogo juga. Setidaknya Sleman dan Bantul diharapkan mandiri, kapasitasnya membantu Kota, Sleman juga ikut membantu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Warga Cawan menghentikan penambangan pasir dan batu dengan alat berat di bantaran Sungai Progo karena mengancam konservasi dan wisata Mbudho Island
Pengawal Energi 2026 pada 24 Oktober–1 November untuk mengawasi penyaluran BBM bersubsidi di 3.679 SPBU.
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026.
PT Mikatasa Agung menggelar kopdar Lem Rajawali bersama pengrajin sofa di Jogja untuk mempererat hubungan pelanggan dan menyerap masukan pengembangan produk.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.