Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026, Ada 10 Perjalanan
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Pembangunan Tol Jogja Solo./Istimewa-PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek Pembangunan tol Jogja Solo seksi 3 ruas Junction Sleman-Trihanggo mulai dibangun. Salah satu Teknik yang digunakan adalah populer dengan sosrobahu. Sebuah Teknik konstruksi yang tidak menganggu arus lalu lintas.
Kepastian penggunaan Teknik ini diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arif Permana. Tiang pancang tol yang dibangun di atas Ringroad nantinya akan dibangun dengan konstruksi sosrobahu yang dapat diputar. Konstruksi model ini dinilai tidak memakan banyak jalan sehingga sisa jalur yang ada dapat dilewati kendaraan.
BACA JUGA : Begini Tahapan Pelaksanaan Pengadaan Lahan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi 3
Teknik sosrobahu merupakan salah satu metode pembangunan lengan beton pada proyek konstruksi tol Jogja Solo, di mana lengan jalan layang mulanya akan diposisikan sejak dengan lalu lintas jalan di bawahnya, tidak melintang. Lalu setelah rampung atau akan digunakan, lengan jalan layang akan diputar 90 derajat melintang. "Model sosrobahu yang bisa diputar. Teknisnya supaya dia enggak makan badan jalan selebar mungkin. Jadi dia searah jalan, baru nanti diputar kalau sudah jadi," jelasnya.
Teknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang ditemukan sang Tjokorda Raka Sukawati. Teknik ini dapat membantu membuat jalan laying perkotaan dengan ruang terbatas. Sehingga proses Pembangunan tidak terlalu menganggu aktivitas masyarakat perkotaan.
Insinyur Tjokorda Raka Sukawati adalah lulusan teknik sipil ITB artinya pencetus lahirnya teknik Sosrobahu. Dikutip dari berbagai sumber, konsep teknik Sosrobahu terinspirasi ketika dia sedang memperbaiki mobil Mercedes miliknya menggunakan dongkrak hidrolik. Ia menerapkan prinsip ini buat mengangkat serta memindahkan beton fondasi pembangunan jalan laying dengan melakukan sejumlah eksperimen.
Setelah dengan rumus Sukawati serta fluida yg tepat, Tjokorda mengerjakan rancangan finalnya, yakni sebuah landasan putar yang diberinama Landasan Putar Bebas hambatan (LPBH). LPBH ini merupakan dua piringan besi yang saling menangkup dengan teba; 5 cm dan diameter 80 cm mampu menahan beban 625 ton.
Pada ruang antara kedua piringan tersebut, dipompakan minyak oli, kemudian epilog karet untuk menyekat rongga antara tepian piring besi itu buat menjaga minyak agar tidak terdorong keluar ketika ditekan dengan pompa buat mengangkat beton. Selanjutnya cakram bagian atas serta beton fondasi akan terangkat ke atas. Hal ini menyebabkan cakram atas dan cakram bawah terpisah dan mempunyai celah yang terisi minyak.
Cakram atas serta beton yang terangkat bisa diputar, cakram atas akan licin terhadap cakram bawah. Kondisi licin ini akibat minyak saling menekan di antara kedua cakram. Oleh karena itu pondasi yang awalnya dibangun searah menggunakan jalan raya dapat diputar sejauh 90 derajat. Itulah konsep dasar sosrobahu rancangan Tjokorda.
Sosrobahu sangat dibutuhkan untuk membangun konstruksi jalan layang di atas suatu jalan tanpa menutup akses lalu lintas. Hal ini bisa dilakukan dengan membangun tiang jalan terlebih dahulu, dilengkapi dengan kepala tiang yang berbentuk segi enam menggunakan cakram pemutar berisi minyak di dalamnya.
Setelah cakram pemutar terpasang, konstruksi beton jalanan wajib dilakukan searah dengan jalur lalu lintas. Konstruksi beton jalanan dilakukan dengan menempatkan penyanggah besi di bawahnya. Jika konstruksi beton tegak lurus terhadap arah jalur lalu lintas, penyangga besi itu akan menyumbat jalur kemudian lintas.
Adapun jika konstruksi beton diposisikan sejajar arah lalu lintas, penyangga besi tidak akan menutupi jalur lalu lintas. Sosrobahu menciptakan pondasi jalan layang tanpa menutup arus kemudian lintas. Menggunakan cakram temuan Tjokorda, masalah dapat diatasi.
Teknik ini diterapkan untuk pembangunan tiang tol Jogja Solo Seksi 3 ruas Junction Sleman-Trihanggo yang berada di ringroad utara Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.