Gunungkidul Tak Kebagian Kuota Transmigrasi 2026, Ini Penyebabnya
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Gambaran rip current di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Kamis (24/8/2023). ist/Satlinmas Rescue Istimewa di Wilayah 2 Pantai Baron
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kawasan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari diteliti oleh akademisi dari UGM. Adapun hasilnya ditemukan dua rip current atau tempat arus balik air laut yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakan laut.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, penelitian rip current dilakukan dengan menggandeng peneliti dari UGM. Penelitian mengenai arus balik yang terkonsentrasi pada sebuah jalur sempit, yang memecah zona empasan gelombang hingga melewati batas zona gelombang pecah.
“Zona arus balik ini sangat berbahaya bagi wisatawan karena bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan laut karena terseret gelombang,” kata Suris kepada wartawan, Jumat (25/8/2023).
BACA JUGA: Waduh! Baru Dibuka TPS Sementara di Tamanmartani Hampir Penuh
Menurut dia, kerja sama dengan UGM bukan yang pertama kali karena sudah berlangsung selama lima tahun terakhir. Kajian dilakukan untuk memetekan daeran rawan laka laut, yang kali ini dilaksanakan di Pantai Sepanjang.
“Banyak kecelakaan laut yang terjadi karena terseret arus di rip current,” katanya.
Menurut dia, penelitian di Pantai Sepanjang dilaksanakan Kamis (24/8/2023). Mekanismenya dengan cara menyiramkan cairan berwarna hijau di sisi barat dan timur. Didalam proses ini akan memunculkan aliran yang terseret arus di titik rip current.
Dosen Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM, Hendy Fatchurohman mengatakan, cairan hijau yang dipergunakan untuk penelitian dipastikan aman sehingga tidak mengganggu biota laut.
Tujuan penggunaan wcairan berwarna untuk mempermudah dalam pendeteksian. "Kami gunakan pewarna buatan yang berbahan dasar cairan garam. Jadi, tidak ada masalah saat dibuang ke laut untuk mencari titik rip current,” katanya
Menurut dia, keberadaan rip current menjadi ancaman keselamatan manusia. Hal ini tidak hanya di kawasan pantai di Gunungkidul, tapi potensinya juga terjadi di seluruh dunia.
Ditambahkannya, rip current di Gunungkidul memiliki tipe menetap. Untuk sisi barat Pantia Sepanjang agak sedikit berbeda karena dipengaruhi arus dasar perairan dan tebing sisi barat.
“Kalau lebih jauh datanya masih diolah seperti kecepatan dan jaraknya sejauh dari bibir pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.