Tukar Hepigo Poin, Konsumen Menangkan Honda Vario 125 Street
Astra Motor merayakan HUT ke-56 dengan memberikan kesempatan kepada konsumen membawa pulang Honda Vario 125 Street seharga Rp5,6 juta melalui undian Hepigo Poin
Pengujung menikmati karya seni dalam Artjog 2023, di JNM, Minggu (27/8/2023). – Harian Jogja/Stefani Yulindriani
JOGJA–Setelah diselenggarakan hampir 2 bulan, pameran seni rupa Artjog 2023 ditutup, Minggu (27/8/2023). Pameran seni rupa tahunan tersebut dinilai membawa multiplier effect bagi DIY.
CEO Artjog, Heri Pemad menyampaikan pameran seni rupa tahunan tersebut dinilai berhasil memberikan dampak pada perekonomian dan kebudayaan di DIY. Menurut Heri dalam penyelenggaraan Artjog tahun lalu uang yang beredar hampir mencapai Rp100 miliar, sementara dampak multiplier effectnya mencapai Rp5,2 triliun.
“Dampak secara ekonomi, dampak secara pariwisata, perkembangan seni budaya,” katanya di Jogja National Museum (JNM).
Menurut Heri, penyelenggaraan Artjog juga turut berdampak para perkembangan pariwisata di DIY. Dengan didominasi pengunjung dari luar kota bahkan luar negeri, menurut Heri para pengunjung tidak sekadar datang ke Artjog namun juga menginap dan menggunakan transportasi yang ada di DIY, sehingga akan memberikan kontribusi dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) DIY.
Sedangkan menurut Heri tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung Artjog mencapai sekitar 1.000 orang per hari. Meskipun jumlah pengunjung sangat tinggi, namun menurut Heri dilihat dari lamanya para pengunjung menikmati karya seni rupa yang tersaji, para pengunjung dinilai menikmati karya seni yang ditampilkan dalam Artjog kali ini.
“Setiap lebaran seni, setiap Artjog, apresiasi masyarakat terhadap peristiwa ini baik Artjog juga penyelenggaraan pameran di luar Artjog, itu bagus sekali. Mereka semua merayakan, mengalami sendiri, berinteraksi dengan karya seniman, dan sangat dirasa mereka ada yang belajar ada yang menikmati,” katanya.
Menurut Heri dalam Artjog kali ini pengunjung didominasi usia milenial. Menurutnya itu menjadi investasi kebudayaan, karena di masa mendatang para pengunjung tersebut mungkin akan memberikan dukungan dalam pengelolaan seni dan kebudayaan dalam berbagai profesi yang diemban.
BACA JUGA: BPBD DIY Bersiap Hadapi Kekeringan hingga Januari 2024
“Itu bentuk investasi kebudayaan. Lima sampai 10 tahun lagi ini sangat mewah, orang-orang yang saat ini selfie, mungkin akan menjadi kolektor, pelaku, penentu kebijakan yang akan paham bagaimana mengelola seni dan budaya, tidak hanya sekadar mengeksploitasi tetapi mengelola, dikembalikan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam penyelenggaraan Artjog tahun depan, menurut Heri akan kembali mengusung konsep yang berbeda untuk dapat menarik minat pengunjung.
“Misi Artjog itu selalu menampilkan, memberi ruang, memberi akomodasi perkembangan karya dari seniman paling mutakhir baik secara presentasi atau penyajian atau secara gagasan, dan teknis, belum pelaku sendiri tidak serta-merta tidak mengundang seni rupawan, tetapi bisa arsitek, desainer, pengusaha, dari berbagai multidisiplin,” katanya. Artjog diselenggarakan 30 Juni-27 Agustus 2023. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor merayakan HUT ke-56 dengan memberikan kesempatan kepada konsumen membawa pulang Honda Vario 125 Street seharga Rp5,6 juta melalui undian Hepigo Poin
Prabowo memerintahkan ESDM, Pertamina, dan Danantara memeriksa kontrak distribusi minyak setelah keterlambatan pasokan di Bali.
DPC PDIP Kota Jogja menggelar kaderisasi bagi 64 peserta di Kaliurang untuk memperkuat ideologi, disiplin, dan komitmen memperjuangkan rakyat.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.