Universitas Sanata Dharma Menjadi Tuan Rumah WUJA Congress 2026
Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi tuan rumah World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026, kongres alumni Jesuit terbesar di dunia
Suasana sarasehan teater yang diselenggarakan oleh TBY pada Senin (11/8/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
JOGJA—Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menyelenggarakan Sarasehan Teater bertajuk Selebrasi Teater dan Festival di Ruang Seminar TBY, Senin (11/9/2023). Agenda yang diikuti oleh para pelajar, pegiat UKM teater kampus dan seniman di wilayah Jogja itu mengundang sejumlah pembicara untuk membahas tema yang diangkat.
Kepala TBY, Purwiati mengatakan agenda ini merupakan acara yang diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan mempertemukan para pegiat dan pencinta teater, dan membahas isu terdiri maupun perkembangan teater di Jogja pada umumnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang tukar pendapat antar seniman terlebih bagi generasi muda. "Kami mencoba agar TBY menjadi ruang dan wadah yang mengikutsertakan semua elemen seni dan budaya yang ada di Jogja, dan seni pertunjukan terutama teater salah satunya," kata Purwiati, Senin.
Purwiati mengatakan, dengan dihadiri oleh para kalangan pelajar dan akademisi serta pegiat teater, aktivitas transfer ilmu antarpeserta diharapkan bisa terjalin. Dengan begitu, generasi muda pecinta aliran seni ini bisa mempelajari tema yang dibahas dan diterapkan saat mereka berkegiatan. "Lewat sarasehan ini kami mencoba untuk menyerap apa sebenarnya yang menjadi kebutuhan para seniman untuk masa depan teater di Jogja yang lebih baik dan maju " katanya.
Ikun Sri Kuncoro yang dihadirkan sebagai pembicara menjelaskan, berbicara soal selebrasi teater dan festival harus pula membahas soal perayaan dan juga kompetisi. Keduanya tidak bisa dilepaskan dari tema yang diangkat. "Keduanya adalah perayaan yang karakternya adalah kompetisi dan bukan," ujarnya.
"Apapun karakternya, yang kemudian muncul hal yang pertama yang saya soroti dalam perayaan itu adalah perkara solidaritas. Perayaan yang ditandai adalah solidaritas atas kehadiran bersama meski pengertian bersama ada identitas besar yang kemudian dimunculkan," katanya.
Ikun mencontohkan pada fenomena perayaan Hari Raya Idulfitri yang selalu dirayakan oleh masyarakat Indonesia dengan aktivitas mudik. Hal itu merupakan sebuah perayaan sekaligus festival. "Itu adalah perayaan bersama oleh kelas menengah, sehingga ingatan mereka terhadap leluhur dipahami sebagai Idulfitri. Banyak perayaan yang seperti itu dan tidak terjelaskan lebih lanjut," katanya.
BACA JUGA: Tari Pertunjukan Nyantrik Akan Tampilkan 20 Penari Muda Jogja
Menurutnya, alat perayaan dari teater dan festival adalah seni pertunjukan. Medianya bisa wayang kulit, ketoprak dan lainnya. "Hanya saja ketika perayaan itu dibacakan sebagai festival, ada regulasi waktu yang selalu diupayakan untuk keteraturannya. Teater di Jogja saat ini sangat meriah,” katanya.
Pembicara lainnya, Paksi Raras Alit menyatakan dalam proses penciptaan karya teater atau seni pertunjukan ada hal lain pula yang mesti dilibatkan oleh para seniman. Misalnya kehadiran pemerintah ataupun swasta sebagai proses pembinaan melalui dukungan dana.
"Bagaimana cara kita bisa mengelola meraih dan mengatasi sumber saya di luar seniman untuk penghargaan bagi seniman sendiri. Seniman masih luput untuk mengelola itu, seniman tentu harus piawai dan bisa mengelola," katanya.
Selain berlembaga dan berjejaring dengan orang lain, seniman juga dituntut untuk mengelola seninya secara pribadi. Seni pertunjukan saat ini semakin kompleks, sehingga seniman harus mampu serba bisa jika ingin terus berkarya. Jangan sampai seniman tidak tahu branding diri dengan karyakaryanya sendiri. Aktor teater sekarang dituntut tidak hanya bisa akting saja, namun semuanya harus pula dikuasai
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi tuan rumah World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026, kongres alumni Jesuit terbesar di dunia
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.
Pemkab Magelang mengingatkan kepala desa agar transparan mengelola dana desa dan peduli terhadap kenakalan remaja menjelang Pilkades Serentak 2026.
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.