Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dengan sistem digitalisasi penanggulangan bencana berupa aplikasi bernama SIMANTAB (Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengembangkan sistem digitalisasi penanggulangan bencana. Berbentuk aplikasi bernama SIMANTAB (Sistem Informasi Sleman Tangguh Bencana).
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan aplikasi SIMANTAB merupakan pengembangan dari aplikasi yang sebelumnya bernama Lapor Bencana Sleman atau SDIS. Hanya saja, pada aplikasi ini terdapat penambahan fitur dan menu baru.
BACA JUGA: Ini Daftar 14 Negara Menolak Gencatan Senjata Israel-Palestina
“Penambahan dan penyempurnaan aplikasi kebencanaan ini sebagai upaya optimalisasi pelayanan. Orientasinya meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan,” ungkap Danang Maharsa, Senin (30/10/2023).
Danang menjelaskan, melalui SIMANTAB pengguna bisa memastikan jarak aman posisinya dari kawasan bencana. Di dalamnya terdapat menu status gunung Merapi dan menjelaskan posisi penggunanya berada di mana. Aplikasi tersebut memanfaat sistem informasi geospasial.
Aplikasi SIMANTAB Sleman, kata Danang dirancang sebagai media informasi kesiapsiagaan dan pelaporan bencana. Melalui SIMANTAB masyarakat tidak hanya mendapat informasi bencana, tetapi juga bisa melaporkan kejadian bencana yang ada di sekitarnya.
“Warga dan juga wisatawan yang berkunjung ke Sleman bisa download. Ini aplikasi sudah didukung dengan sistem informasi geospasial, guna menjamin rasa aman saat berkunjung ke Merapi,” ujarnya.
Tak hanya itu, pengguna juga bisa memonitor kondisi gunung Merapi lebih real-time melalui menu Merapi Live yang ada dalam aplikasi SIMANTAB. Ada juga informasi tempat-tempat evakuasi yang ada di sekitar gunung Merapi di menu Pandu Timan.
“Kami, Pemkab Sleman berkomitmen untuk memberikan pelayanan melalui inovasi digital. Pengembangan SIMANTAB ini berkat adanya kerja sama BPBD Sleman dengan OPD lain,” ungkap Danang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan berharap masyarakat semakin sadar bencana dengan menginstal SIMANTAB. Ia mengakui, aplikasi Lapor Bencana Sleman yang dirilis tahun 2019 lalu masih belum optimal.
“Semoga redesign dan penyempurnaan aplikasi ini meningkatkan jumlah pengguna. Masyarakat makin sadar bencana,” kata Makwan.
Makwan menambahkan, di aplikasi SIMANTAB masyarakat bisa memperoleh nomor-nomor penting terkait kebencanaan dan pelayanan umum, seperti Basarnas, Pemadam Kebakaran, PLN, dan BPPTKG. "PLN, BPPTKG, Basarnas dan sejumlah nomor lainnya," ungkap Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Ingin tahu apakah HP Anda sudah mendukung jaringan 5G? Simak cara cek spesifikasi, IMEI, pengaturan jaringan, hingga kompatibilitas frekuensi operator.