Serangan Siber di Ponsel Naik 49 Persen Pengguna Wajib Waspada
Indonesia masuk negara dengan serangan siber ponsel tertinggi di Asia-Pasifik. Kaspersky mengungkap ancaman berbasis AI meningkat dan makin sulit dideteksi.
Ilustrasi Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman terus mengecek fungsi dari early warning sistem (EWS) atau sistem peringatan dini bencana di wilayahnya. Pengecekan ini dimasifkan menyusul kian dekatnya musim penghujan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro mengatakan telah mengecek EWS. Hasilnya ada beberapa yang harus diperbaiki, karena kabel mengalami lecet, ada sarang semut dan sejumlah masalah lainnya. "Dan, semua yang memang harus diperbaiki, telah diperbaiki. Kami ingin memastikan EWS yang ada bisa beroperasional dengan optimal," katanya, Jumat (17/11/2023).
Lebih lanjut Bambang mengungkapkan saat ini ada 31 EWS yang dipasang di sejumlah lokasi di Bumi Sembada. EWS itu saat ini ada di kawasan rawan bencana lereng Gunung Merapi dengan jumlah mencapai 28 unit. Sedangkan sisanya ada di sebagian wilayah Prambanan bagian atas. "Saat ini semua ok dan aman," jelasnya.
BACA JUGA: Teras Malioboro 2 Direlokasi, Gedung Mulai Dibangun Tahun Depan, Ini Lokasinya
Selain mengecek EWS, Bambang mengungkapkan jawatannya telah melakukan berbagai antisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Di antaranya adalah menyiapkan peralatan dan meminta relawan bencana di tingkat kalurahan untuk memitigasi potensi bencana.
"Harapannya nanti mereka akan siap ketika ada bencana. Jika mengandalkan kami, personel kami kan terbatas," kata Bambang.
Selain potensi lahar banjir, Bambang menuturkan Sleman memiliki potensi bencana hidrometeorologi lainnya seperti tanah longsor dan puting beliung atau angin kencang. Ada potensi terjadinya petir dan pohon, tiang listrik serta baliho roboh. Oleh karena itu, jawatannya telah meminta ke masyarakat untuk melakukan pencegahan. Salah satunya adalah memangkas pohon-pohon rindang, menggali sumur resapan dan mengecek kembali drainase saluran air.
"Angin kencang juga harus diwaspadai. Kami minta pengendara untuk berhenti dan minggir dulu jika ada angin kencang," ucap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia masuk negara dengan serangan siber ponsel tertinggi di Asia-Pasifik. Kaspersky mengungkap ancaman berbasis AI meningkat dan makin sulit dideteksi.
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
WhatsApp menguji fitur Scam Alert yang mampu mendeteksi pesan penipuan menggunakan AI langsung di ponsel. Fitur ini tetap menjaga privasi karena tidak mengirim
Reuters dan CNA menyoroti dampak karhutla Indonesia. Sebanyak 1,4 juta siswa belajar dari rumah, sembilan taman nasional ditutup, dan kabut asap meluas.
Ahmed Al Kaf resmi pensiun setelah 20 tahun menjadi wasit. Pengadil asal Oman itu dikenang publik Indonesia karena laga kontroversial Bahrain vs Timnas Indonesi
Harga RAM, SSD, dan GPU naik akibat permintaan AI. Masihkah merakit PC sendiri lebih murah dibanding membeli PC jadi pada 2026? Simak analisis lengkapnya.