Hilang 3 Hari, Warga Karangmojo Ditemukan Tewas Kecelakaan di Rongkop
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Ilustrasi tata ruang/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta mewanti-wanti warga untuk tidak mudah melepas kepemilikan tanah yang dimiliki. Ia mencatat hingga sekarang sudah lebih dari 2.000 hektare lahan dibeli oleh orang dari luar daerah.
“Paling banyak tanah yang terjual berada di sisi Selatan [Kawasan Pantai] dan kondisi ini sudah terjadi sejak dulu,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).
Dia menjelaskan upaya mengincar lahan milik warga Gunungkidul masih akan berlanjut. Hal ini tak lepas dari makin moncernya iklim investasi di Bumi Handayani.
Baca Juga: Lahan Tandus di Gunungkidul Disulap Jadi Sumber Biomassa
Menurut Sunaryanta, dengan masuknya investor, maka untuk merealisasikan rencana bisnis yang dimiliki, maka harus didukung dengan kepemilikan lahan. Ajakan untuk tidak mudah melepas kepemilikan tanah bertujuan agar Masyarakat tidak menjadi penonton di wilayahnya sendiri.
“Jangan sampai hanya menjadi penonton sehingga bisa ikut menikmati hasilnya,” ujar dia.
Menurut dia, Pemkab tidak alergi terhadap masuknya investor karena menundukung sepenuhnya program tersebut. Hanya, lanjut Sunaryanta, ada ritme yang harus diatur sehingga hak dari warga bisa tetap terlindungi.
Baca Juga: Memasuki Musim Hujan, Petani Gunungkidul Memulai Masa Tanam
Selain masalah jual beli kepemilikan lahan, Sunaryanta juga menyoroti tentang ahli fungsi lahan. Ia tidak menampik saat ini banyak yang telah berubah fungsi dari awalnya untuk pertanian berubah ke sektor lain.
“Yang berubah dan tidak lagi menjadi lahan pertanian. Total sudah ada 10.000 hektare yang berubah karena sekarang tinggal sekitar 22.000 hektare,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengatakan investasi di Gunungkidul makin berkembang pesat, khususnya di sektor Selatan. Hal ini terlihat dari pengembangan wisata baru yang melibatkan investor.
Meski demikian, ia mengingatkan pengembangan harus melibatkan warga lokal sehingga bisa ikut merasakan manfaatnya. “Jangan biarkan warga lokal hanya jadi penonton. Jadi, harus ikut dilibatkan dalam pembangunan maupun pada saat pengoperasiannya,” kata Suharno.
Baca Juga: 2.000 Ha Lahan Dikuasai Investor, Bupati Gunungkidul: Segera Dibangun!
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarto mengatakan wilayah Bumi Handayani semakin dilirik investor. Pasalnya, nilai investasi yang terus meningkat setiap tahunnya.
Dia menjelaskan iklim investasi yang semakin moncer bisa dilihat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Indikator ini tidak hanya terlihat dari naiknya target, namun realisasinya juga terus mengalami peningkatan.
Agung mencontohkan tahun ini Pemkab menargetkan investasi yang masuk sebesar Rp447 miliar. Adapun realisasinya hingga pertengahan November ini sudah mencapai Rp451,4 miliar.
“Sejak 2021 lalu investasi yang masuk terus melampaui target. Mudah-mudahan ke depannya juga terus berkembang dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.