Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Kebun bunga amarilis milik Sukadi di Kalurahan Salam, Patuk mulai bermekaran. Jumat (24/11/2023) ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kebun Bunga Amarilis di jalur Jogja-Wonosari, tepatnya di Kalurahan Salam, Patuk mulai bermekaran. Diperkirakan fenomena ini hanya berlangsung sampai pertengahan Desember 2023.
Pemilik Kebun Bunga Amarilis, Sukadi mengatakan, bunga yang dipeliharanya hampir terus bermekaran di setiap tahunnya. Momen amarilis tumbuh dan mekar terjadi saat awal musim hujan.
“Sudah mulai mekar sejak tiga hari lalu. Total ada sekitar 500.000 batang amarilis yang tertanam di kebun,” kata Sukadi saat dihubungi wartawan, Jumat (24/11/2023).
BACA JUGA: Anggota DPRD Gunungkidul Semringah, Aturan Baru Kunker Jadi Tambahan Modal untuk Nyaleg
Dia menjelaskan, di kebunnya sudah tumbuh ribuan batang amarilis atau warga lokal menyebutnya Puspa Patuk. Diperkirakan dari proses berkembang hingga layu membutuhkan waktu sekitar satu bulan.
Proses mekar kuncup membutuhkan waktu sekitar 14 hari. Saat bunga sudah mekar total akan bertahan kurang lebih 14 hari hingga akhirnya layu.
Ia tidak menampik saat bunga bermekaran menjadi daya Tarik tersendiri karena kebuh menjadi sangat indah. Momen ini kebun amarilis banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai kota bahkan dari luar negeri.
“Seperti pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, pengunjung datang untuk berfoto-foto. Namun momen ini diperkirakan hanya terlihat sampai pertengahan Desember mendatang,” katanya.
Ia memperkirakan puncak amarilis mekar terlihat mulai minggu depan. Oleh karenanya, untuk saat ini belum menarik iuran masuk.
BACA JUGA: Adu Mulut saat Menagih Utang, Debt Collector Menembak Nasabah
“Iuran masuk untuk perawatan dan kebersihan. Saat ini sudah ada yang datang, tapi hanya satu atau dua orang saja. Tapi, saat bermekaran semuan, saya yakin akan banyak yang berkunjung,” katanya.
Dia pun memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung karena di area kebun sudah dibuat jalan sehingga tidak ada kekhawatiran merusak tanaman. “Ada juga titik-titik untuk berfoto-foto,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.