Kemarau, Pengawasan Depot Air Minum di Prambanan Diperketat
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Honor petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024 di Kulonprogo dipastikan naik dua kali lipat dari honor pemilu sebelumnya.
Hal itu disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo dalam sosialisasi terkait dengan kebutuhan, persyaratan, sampai honor Kelompok Penyelenggara Pemungut Suara (KPPS) kepada para panewu (camat) dan lurah di Kulonprogo di Novotel YIA, Selasa (5/12/2023).
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kulonprogo, Aris Zurkhasanah mengatakan honor Ketua KPPS untuk Pemilu 2024 sebesar Rp1,2 juta, sedangkan untuk anggota KPPS sebesar Rp1,1 juta. Besaran hnor tersebut beda jauh dengan honor KPPS tahun 2019 sebesar Rp500.000.
Dia menjelaskan besaran honor KPPS tertuang dalam Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 tanggal 5 Agustus 2022, perihal Satuan Biaya Masukan Lainnya [SBML] untuk Tahapan Pemilihan Umum dan Tahapan Pemilihan.
KPU, kata Aris memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan kebutuhan KPPS melalui perangkat kelembagaannya yang layak untuk bekerja sesuai aturan perundang-undangan.
"KPU mempertimbangkan untuk melakukan proses seleksi dan rekrutmen KPPS lebih dini atau akhir tahun 2023 sebelum dilantik secara serentak pada Januari 2024," kata Aris, Selasa.
Aris menambahkan salah satu isu yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Pemilu adalah masalah kesehatan.
Hal tersebut penting karena melihat penyelenggaraan Pemilu 2019 ada korban jiwa yang cukup tinggi sehingga membutuhkan dukungan pemerintah untuk memberi fasilitasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan bagi badan ad hoc KPPS.
"KPU telah melakukan MoU bersama dengan BPJS Kesehatan untuk melakukan skrining riwayat kesehatan dan pendaftaran program jaminan kesehatan nasional untuk badan ad hoc," katanya.
BACA JUGA: KPU Kulonprogo Butuh 9.114 Petugas KPPS untuk Pemilu 2024
Lebih jauh, Aris juga menyampaikan honor KPPS untuk Pilkada 2024. Khusus untuk Ketua KPPS mendapat Rp900.000, sedangkan anggota KPPS mendapat Rp850.000. Selain itu masih ada honor Satlinmas untuk Pemilu sebesar Rp700.000 dan Pilkada Rp650.000.
Salah satu syarat calon anggota KPPS adalah berusia paling rendah 17 tahun dan diutamakan paling tinggi 55 tahun. Syarat lain yaitu tidak menjadi anggota partai politik atau tidak lagi menjadi anggota partai politik paling singkat lima tahun.
Sementara itu, Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana mengatakan KPU telah mencapai kesepakatan dengan Pemkab setempat terkait fasilitasi kesehatan bagi calon KPPS.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Sekda Kulonprogo terkait kelancaran pembentukan KPPS seperti syarat kesehatan. Jadi nanti ada loket tersendiri dan terjadwal setiap wilayah [untuk pemeriksaan] sehingga tidak mengganggu pasien lain," kata Budi.
Di lain pihak, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kulonprogo, Alif Romdhoni mengatakan jajarannya akan menyediakan linmas untuk tiap TPS. Dengan begitu ada 2.604 linmas untuk 1.302 TPS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.