165 Bidan Buka Praktik Mandiri di Sleman, Dinkes Lakukan Pengawasan
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.
Ilustrasi penyakit paru-paru atau pneumonia - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo menerima laporan adanya kasus Influenzao-like illness (ILI) dan suspek Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) dari warga yang pulang dari ibadah umrah pada periode November 2023. Dari laporan itu, didapati satu orang positif Covid-19 dan meninggal dunia di Rumah Sakit Charitas, Sleman.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo, Arief Musthofa mengatakan setelah menerima laporan tersebut, selanjutnya pihaknya menerapkan tata laksana kasus di rumah sakit dan pengambilan spesimen.
"Dari hasil pemeriksaan spesimen, dua orang negatif MERS-CoV, tetapi satu pasien positif Covid-19 dan meninggal dunia di Charitas, Sleman. Itu orang Samigaluh," kata Arief dihubungi, Sabtu (9/12/2023).
Arief menegaskan Dinkes juga telah menjalin koordinasi dan komunikasi baik dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai salah satu pengawasan di pintu masuk negara serta koordinasi dengan lintas sektor terkait dalam kewaspadaan penyakit infeksi emerging.
Dia melanjutkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan juga telah mengirim Surat Edaran (SE) No. PM.03.01/C/4732/2023 tertanggal 27 November 2023 tentang Kewaspadaan terhadap kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia menyusul WHO mendeteksi adanya sinyal undiagnosed pneumonia pada anak di China.
Sebab itu, Dinkes diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau tren kasus ILI/Severe Acute Respiratory Infection (SARI)/Pneumonia melalui sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR).
SKDR dilakukan melalui pelaporan dan pemantauan secara mingguan. Data tersebut didapatkan dari laporan SKDR mingguan masing-masing faskes baik di puskesmas, rumah sakit, maupun klinik.
"Dinas Kesehatan juga telah membuat Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan Nomor 440/4097 tertanggal 4 Desember 2023 tentang kewaspadaan terhadap kejadian Mycoplasma Pneumonia untuk meningkatkan kewaspadaan di fasyankes seperti puskesmas, rumah sakit, klinik serta praktik mandiri," katanya.
BACA JUGA: Ikut Waspadai Munculnya Kasus Pneumonia, Ini yang Dilakukan Dinkes DIY
Upaya meningkatkan kewaspadaan dilakukan dengan memperkuat kewaspadaan standar dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasyankes, penguatan penyelenggaraan surveilans pencatatan dan pelaporan ISPA/ILI/Pneumonia, dan melakukan edukasi ke masyarakat terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pentingnya vaksinasi untuk pencegahan penyakit infeksi saluran pernafasan akut.
Direktur RSUD Wates, Eko Budiarto mengatakan jajarannya telah menerima SE Kepala Dinkes Kulonprogo. "Kami sudah siap dengan ICU isolasi maupun dengan bangsal isolasi khusus," kata Eko.
Eko menambahkan RSUD Wates juga telah memiliki dokter ahli perawatan intensif, dokter penyakit dalam juga dokter penyakit paru, dan perawat-perawat yang sudah terlatih mengenai infeksi khusus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan warga Gilingan yang mengamuk dan mengancam warga dengan obeng sebelum dibawa ke RSJ Kentingan.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
BMKG mendeteksi 696 hotspot di Kalsel pada 23 Agustus 2026. Sebanyak 29 titik masuk kategori tinggi dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.