Sleman Lolos Seleksi UCCN, Bidik Status Kota Film Dunia
Sleman lolos seleksi nasional tahap II UCCN 2027 bidang Film dan memperkuat ekosistem perfilman untuk mendorong ekonomi kreatif daerah.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo terus memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LJPU) menjelang libur natal 2023 dan tahun baru 2024. Dengan adanya LPJU, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.
Kepala UPT Pengelolaan Penerangan Jalan Umum Dishub Kulonprogo, Iswanta mengatakan akan mengupayakan untuk memperbaiki LPJU di jalan menuju destinasi-destinasi wisata.
“Kalau tambahan LPJU di destinasinya tidak ada. Kami juga sudah tidak akan membangun LPJU,” kata Iswanta dihubungi, Senin (11/12/2023).
Iswanta menambahkan LPJU yang dibangun melalui APBD Perubahan 2023 khusus kawasan wisata hanya ada di Banaran, Galur atau menuju Pantai Trisik. Satu LPJU tersebut merupakan bagian dari 56 titik pembangunan LPJU melalui APBD Perubahan.
“Total anggaran pembangunan LPJU dari APBD Murni dan Perubahan ada Rp1,5 miliar untuk 116 titik atau unit,” katanya.
Baca Juga:
Lampu Penerangan Jalan di Gunungkidul Dihitung Ulang, Ternyata untuk Kepentingan Aset
Pemkab Sleman Targetkan 2.089 Titik Lampu Jalan Terpasang Tahun Ini
Ratusan Lampu Penerangan Jalan Dipasang di Titik Rawan Kulonprogo
Dia juga menjelaskan Dishub telah menindaklanjuti hilangnya puluhan komponen di boks KWh Meter lampu penerangan jalan umum (LPJU) sebulan lalu. Pasalnya, kejadian tersebut menyebabkan LPJU yang ada mati sehingga membahayakan pengendaran. Iswanta mengaku per boks, rata-rata menjadi panel untuk membagai daya listrik bagi 5-12 LPJU.
“Mau tidak mau langsung kami ganti komponennya karena kami masih punya persediaan. Saat ini sudah hidup semua,” ucapnya.
Lebih jauh, Iswanta mengatakan 2024 Dishub akan membangun sekitar 200 unit LPJU dengan anggaran dari APBD Murni sekitar Rp2,5 miliar.
Dia mengatakan apabila masyarakat menemukan LPJU rusak maka dapat menghubungi nomor Dishub di 085156892548 atau akun Instagram @LampuJalan_KP.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo mengatakan kecelakaan lalu lintas rata-rata terjadi di jalan nasional.
“Kalau kami lihat dari angka kecelakaan paling tinggi di jalan nasional seperti Jogja - Wates. Ada beberapa titik juga di tempat lain,” kata Rizki.
Rizki menambahkan rambu-rambu batas kecepatan di jalan nasional cukup lengkap dengan batas maksimal 60 km/jam. Apabila ada kendaraan menaikkan kecepatan lebih dari 60 km/jam maka dapat menaikkan tingkat fatalitas.
“Batas maksimal 60 km/jam itu ada alasannya. Menurut ahli, kecepatan segitu masih dapat memberikan waktu kendaraan mengerem apabila ada kendaraan melintas berpotongan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman lolos seleksi nasional tahap II UCCN 2027 bidang Film dan memperkuat ekosistem perfilman untuk mendorong ekonomi kreatif daerah.
Eugene Panji meninggal dunia di usia 52 tahun. PB PARFI mengenang sutradara berbakat itu lewat karya film, video musik, dan kiprah sosialnya.
Harga pangan 26 Agustus 2026, cabai rawit merah Rp64.100 per kg dan telur ayam Rp28.800 berdasarkan data PIHPS Nasional.
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Harga iPhone terbaru 26 Agustus 2026 turun menjelang iPhone 18. Simak daftar harga iPhone 15, 16, dan 17 lengkap di Indonesia.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah