Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Minuman keras - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak tujuh penjual miras di wilayah Kota Jogja ditangkap Polresta Jogja selama periode akhir Desember 2023 hingga pergantian tahun. Mereka terancam hukuman denda maksimal Rp50 juta dan kurungan tiga bulan.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, menjelaskan para pelaku ditangkap dalam kegiatan cipta kondisi menjelang pergantian tahun 2024. “Jumlah miras total sebanyak 43 botol dan 33 bungkus plastik berisi miras oplosan,” ujarnya, Selasa (16/1/2024).
Penjual pertama berinisial JS, laki-laki, 42 tahun dengan lokasi Kricak Kidul, Tegalrejo. Dari pelaku ini didapati barang bukti berupa tujuh) plastik berisi alkohol kadar 90%, masing-masing isi 70 ml. Penjual kedua berinisial W, laki-laki, 48 tahun, lokasi Kricak Kidul, Tegalrejo. Barang bukti yang diamankan 10 plastik isi alkohol kadar 90%, masing-masing isi 1 liter dan sembilan plastik isi alkohol isi 70 ml dengan kadar yang sama.
BACA JUGA: Tim URC Presisi Polresta Yogyakarta Amankan 2 Botol Miras dan 6 Motor Knalpot Brong
Penjual ketiga, IRD, perempuan, 33 tahun, lokasi Umbulharjo. Barang bukti yang diamankan 11 botol 1.500 ml isi miras jenis ciu dan 500 botol kosong. Penjual keempat IRD, laki-laki, 22 tahun dan MJA laki-laki, 26 tahun, lokasi Warungboto, Umbulharjo. Barang bukti yang diamanakan lima botol 1.500ml jenis ciu, tiga Botol 650 ml jenis ciu dan 100 botol kosong.
Penjual kelima yakni SP, laki-laki, lokasi Kricak Kidul, Tegalrejo. Barang bukti yang diamanakan tujuh bungkus plastik alkohol. Penjual keenam HP, laki-laki, 22 tahun, TKP jalan Jend Sudirman, Gondokusuman. Barang bukti yang diamanakan lima botol 1.500ml jenis ciu.
Penjual ketujuha AP, laki-laki, lokasi Pakuncen, Wirobrajan. Barang bukti yang diamanakan tiga botol Gedang Kluthuk ukuran 1.500 ml, lima botol Leci ukuran 1.500 ml, dua botol Ketan Hitam ukuran 1.500 ml, dua botol Ciu ukuran 1.500 ml dan tiga botol arak ukuran 600 ml. “Terhadap para pelaku penjual miras dikenakan Pasal 5 Perda kota Jogja No. 7/1953 tentang Izin Penjualan Miras, dengan hukuman denda maksimal Rp50 juta dan kurungan tiga bulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Baznas dan Kemdiktisaintek bekerja sama memperluas akses pendidikan, beasiswa, literasi zakat, hingga pemberdayaan masyarakat.
SIMAK RISKI dikembangkan Pemkot Jogja untuk mengintegrasikan manajemen risiko dengan SAKIP dan mencegah target kinerja terganggu.
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Kejati DIY menetapkan ABW sebagai tersangka dugaan korupsi kelonggaran tarik pinjaman senilai sekitar Rp1,66 miliar di Wonosari.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.