8 Juta Orang Teken Petisi, Minta Argentina Dicoret dari Piala Dunia
8 juta tanda tangan tuntut Argentina didiskualifikasi Piala Dunia 2026. Tudingan wasit & FIFA berpihak ke Messi memanas setelah kemenangan kontroversial lawan M
Suasana plafon kelas IV SDN Terban yang runtuh, Jumat(19/1/2024)/ Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Tiga siswa kelas IV SDN Terban, Padukuhan Cangkring, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul harus dilarikan ke Puskesmas Bambanglipuro, pada Jumat (19/1/2024) pagi. Mereka mengalami luka ringan setelah terkena reruntuhan plafon ruangan kelas.
Kepala Sekolah SDN Terban, Maria Titik Marsiswadi mengungkapkan peristiwa nahas tersebut terjadi pada pukul 06.45 WIB saat hujan lebat. Saat itu plafon di ruangan kelas IV seluruhnya runtuh karena diduga tidak kuat menahan bocoran air hujan.
“Atap itu sebelumnya ada yang bocor sehingga meresap dalam plafon dan mengakibatkan plafon runtuh seluruhnya," katanya, Jumat (19/2/2024).
Menurut Maria, selain karena hujan, runtuhnya plafon juga diduga karena usia plafon. Sebab, sejak SDN Terban dibangun pada 2007, belum pernah ada renovasi.
Baca Juga
Plafon SDN Terban Bantul Runtuh, Timpa 3 Siswa
Tersangka Ajak Damai Keluarga Siswa Korban Atap Runtuh di Gunungkidul
Atap Ambrol, Sejumlah Siswa SD di Gunungkidul Terluka
Maria menambahkan selain plafon kelas IV, ada beberapa plafon di kelas lainnya yang juga mengalami kerusakan. Namun, sebelum runtuh sudah dilakukan perbaikan menggunakan dana bantuan operasional sekolah atau BOS.
“Saat kejadian sendiri, ada tiga murid berada di dalam kelas. Satu murid duduk di kursi dan dua murid lainnya sedang bermain di lantai kelas,” ungkapnya.
Akibatnya, siswa yang duduk di kursi mengalami luka di bagian kepala karena tertimpa reruntuhan plafon kelas IV. Sedangkan dua murid lainnya tertimpa plafon pada bagian punggungnya.
“Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Bambanglipuro untuk mendapatkan perawatan medis dan langsung kami minta pulang," ungkap Maria.
Maria mengungkapkan seusai runtuhnya plafon di kelas IV, pihaknya langsung menerapkan kebijakan memulangkan 67 siswanya. Para siswa selanjutnya akan melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Mereka baru diperbolehkan melakukan pembelajaran di sekolah setelah plafon di semua ruangan dinyatakan aman. "Untuk retuntuhan plafon tersebut saat ini sudah kami bersihkan,” papar Maria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
8 juta tanda tangan tuntut Argentina didiskualifikasi Piala Dunia 2026. Tudingan wasit & FIFA berpihak ke Messi memanas setelah kemenangan kontroversial lawan M
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Saparan Bekakak, rekayasa lalu lintas, Jalan Wates, Gamping, Polresta Sleman, jalan alternatif, Bandara YIA, macet Gamping, kirab Saparan Bek
Anak tidak hanya belajar dari orang tua, tetapi juga menjadi "guru" yang mengajarkan ayah dan ibu untuk terus memperbaiki diri.
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka