PSS Sleman Kebobolan 11 Gol, Pieter Huistra Benahi Pertahanan
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Potret sejumlah pohon yang ambruk akibat hujan dan angin di wilayah Sleman sejak Kamis (18/1/2024)./Istimewa -- BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Diguyur hujan semalaman, sejumlah kejadian pohon tumbang terjadi di Sleman. Pohon ambruk menimpa bahkan dilaporkan ada yang menilpa kandang sapi hingga menutup halaman sekolah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro melaporkan situasi dampak hujan yang terjadi dalam durasi cukup lama disertai angin yang terjadi pada Kamis (18/1/2024) hingga Jumat (19/1/2024) pagi. Dampaknya sejumlah kejadian pohon tumbang dilaporkan di wilayah Sleman.
"Hujan ringan hingga sedang dalam durasi lama yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor," ungkapnya.
Di Kalitengah kidul, Cangkringan contohnya, kencangnya angin membuat pohon sengon berdiameter 15 senti ambruk menimpa kandang sapi. Saat ini pohon yang ambruk sudah dipindahkan.
Tak hanya itu masih di Cangkringan sebuah pohon jati juga dilaporkan ambruk menimpa kabel jaringan listrik. Pohon yang tumbang kini sudah dikondisikan.
"Di Kapanewon Depok, tepatnya di Papringan Rt14/RW 05 Caturtunggal, rumpun bambu longsor menutup aliran Kali Gajah Wong," ungkapnya.
Baca Juga
Dampak Siklon Tropis Anggrek, Sejumlah Pohon di Wilayah Sleman Tumbang
Dampak Cuaca Ekstrem di Sleman, Pohon Tumbang hingga Atap Rumah Beterbangan
Pangkas Pohon Rawan Tumbang, DLH Sleman Terjunkan 2 Tim
Sementara di Sumberarum, Moyudan Bambang mengungkapkan jika sebuah pohon jati dengan diameter 20 senti tumbang menimpa rumah warga. "Di Kapanewon Pakem, dua batang pohon ketepeng berdiameter 25 senti tumbang menutup halaman SMP 2 Pakem," lanjutnya.
Menghadapi berbagai dampak hujan dan angin yang terjadi, BPBD melakukan asesmen dampak di lokasi kejadian. Tim juga melakukan pemotongan pohon dan mendistribusikan bantuan darurat bila dibutuhkan.
Sebelumnya Kepala Stasiun Meteorologi Jogjakarta, Warjono mewanti-wanti keberadaan Siklon Tropis Anggrek akan berdampak tidak langsung pada cuaca di DIY selama 24 jam ke depan. Pada aspek hujan misalnya, Siklon Tropis Anggrek berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat yang turut disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah DIY.
"Potensi tinggi gelombang 2,5-4 meter (Rough Sea) di Samudera Hindia selatan Jawa dan perairan selatan Yogyakarta," jelasnya.
Mengingat dampak tidak langsung yang dapat ditimbulkan oleh Siklon Tropis Anggrek, Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat lanjut Warjono diharap memperbarui informasi terkait cuaca terkini melalui media massa maupun media sosial resmi BMKG.
"Potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak terjadinya longsor, banjir, banjir bandang, serta merupakan akibat sambaran kilat atau petir dan angin kencang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Labu menjadi simbol Halloween berkat tradisi Irlandia, legenda Stingy Jack, dan kebiasaan mengukir sayuran yang berkembang di Amerika Serikat.
Indomaret menyerahkan empat unit tenda UMKM kepada Pemkab Banyumas untuk mendukung kegiatan promosi produk lokal dan pengembangan usaha kecil.
Sembilan kambing milik warga Bohol, Rongkop, Gunungkidul, ditemukan mati dengan luka gigitan. Kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.
Juventus menghadapi Genoa pada pekan kesembilan Serie A. Simak jadwal pertandingan, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan statistik kedua klub.