Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Pendaftaran calon Sekda Sleman terbuka bagi pegawai di lingkup Pemkab maupun luar daerah. Meski demikian, ada harapan calon terpilih benar-benar sosok yang memiliki banyak kompetensi.
Harapan ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Rabu (24/1/2024). Menurut dia, Sekda merupakan jabatan yang sangat strategis karena diharapkan bisa menjadi penggerak dalam struktur organisasi di lingkungan Pemerintah.
“Sekda mengatur semuanya sehingga harus benar-benar kompetensinya, kepintaran, skill dan cara menjalin komunikasi, semua harus dapat,” kata Danang.
Menurut dia, untuk persyaratan sudah tertuang dalam pengumuman pendaftaran. Salah satu syarat yang dipenuhi setidaknya telah menduduki jabatan setingkat eselon II di tempat yang berbeda.
“Kalau berdasarkan syarat ini ada tujuh atau delapan pegawai di lingkup di Pemkab Sleman yang bisa mengikuti tes calon sekda,” katanya.
Baca Juga
Rekrutmen Lowongan Sekda Sleman Masih Sepi Peminat
Sekda Sleman: Investasi Bertumbuh Diikuti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Meningkat
Harda Kiswaya Masuki Masa Pensiun, Pemkab Sleman Buka Pendaftaran Sekda Baru
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan lowongan sekda terbuka bagi siapa saja yang telah memenuhi persyaratan. Ia pun mempersilahkan kepada pegawai yang ingin ikut seleksi agar segera mendaftar.
“Semua bisa mendaftar, bebas. Semakin banyak, malah semakin bagus,” katanya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan hingga hari kesepuluh pendaftaran sudah ada dua pelamar yang menyerahkan berkas pendaftaran. Meski demikian, ia belum mau mengungkap siapa saja yang telah mendaftar. “Nanti ada pengumumannya,” kata Pramono.
Dia menjelaskan sesuai dengan persyaratan paling sedikit ada empat pendaftar untuk calon sekda. Menurutnya, apabila jumlah pendaftar kurang dari ketentuan, maka harus melalui proses perpanjangan pendaftaran.
“Mudah-mudahan tidak ada. Seperti pelaksanaan seleksi terbuka lainnya, biasanya pendaftar akan meningkat saat jelang penutupan. Jadi, ditunggu sampai 29 Januari mendatang,” katanya.
Menurut Pramono, sebelum pendaftaran dibuka, bupati sudah membuat pansel untuk mengisi kekosongan jabatan sekda mulai 1 Februari 2024. Pansel terdiri dari lima orang dan diketuai oleh Sekda DIY, Beny Suharsono.
“Lainnya ada Kepala Badan Kepegawaian Daerah [BKD] DIY, Amin Purwani. Kemudian ada Prof Purwo Santoso, Prof Anik Gufron dan Pak Hempri,” ungkapnya.
Dia menambahkan lelang jabatan sekda sudah diumumkan di web resmi milik Pemkab Sleman. Untuk bisa terpilih, para pelamar harus melalui beberapa tahapan tes. Selain seleksi administrasi terhadap berkas pendaftaran, juga ada uji kompetensi dan asesmen kepada peserta yang lolos. “Tentunya juga ada tes Kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.