69 Warga Keracunan Nasi Boks Sleman, 1 Masih Rawat Inap
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Ilustrasi Jalan Usaha Tani./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul akan membangun jalan usaha tani (JUT) di wilayah Bumi Handayani. Pembangunan JUT tersebut bertujuan mempermudah aksesibilitas pertanian.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan ada dua lokasi yang menjadi sasaran pembangunan JUT yaitu di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo dan Kalurahan Rejosari, Semin. Pembangunan JUT tersebut menggunakan dana alokasi khusus (DAK).
Kalurahan Bejiharjo akan mendapat Rp285 juta dan Rejosari mendapat Rp190 juta. Pengerjaan JUT akan dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani (KT). “Kelompok yang mengerjakan nanti itu. Dana pemerintah akan ditransfer dalam tiga tahap,” kata Rismiyadi, Sabtu (10/2/2024).
Rismiyadi menambahkan transfer tahap pertama sebesar 25%, kedua 50%, dan ketiga 25%. Tahapan transfer tersebut juga menyesuikan kecepatan kelompok dalam menyelesaikan pekerjaan fisik dan laporan. “Waktu pengerjaan dimulai di triwulan kedua dan ketiga dengan durasi pengerjaan selama tiga bulan,” katanya.
Dia menegaskan pembangunan JUT penting untuk memudahkan petani dalam mengangkut hasil panen, pupuk, dan lainnya. Tahun 2023, JUT juga telah dibangun Kalurahan Selang, Wonosari dan Candirejo, Semin.
Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Playen, Wulan mengatakan perbaikan JUT di Kapanewon Playen perlu dilakukan karena adanya kerusakan. Meski begitu, dia mengaku rata-rata kondisi JUT di Playen tergolong bagus. “Untuk jalan lama [JUT] yang perlu perbaikan,” kata Wulan.
BACA JUGA: Jalan Usaha Tani Dibangun Serentak di Tujuh Lokasi di Kulonprogo, di Mana Saja?
Sementara itu, Lurah Ngestirejo, Suhendri mengatakan jalan usaha tani merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian.
JUT juga memudahkan pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, atau pasar. Dengan begitu, JUT dapat mengurangi biaya operasional petani dalam mengangkut hasil panennya. “Masih ada beberapa titik di Ngestirejo untuk dilakukan pembangunan JUT,” kata Suhendri. Titik yang dia maksud tersebar di Padukuhan Kudu, Mendang, Jaten, Mrico, Bruno, dan Gatak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.