Festival Teater DIY 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Belajar dan Berkarya
Festival yang diinisiasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan dukungan Dana Keistimewaan 2026 tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar
Suasana bedah buku DPAD DIY di Kalurahan Salamrejo, Sentolo yang menyedot antusiasme ratusan warga sekitar pada Rabu (7/2/2024). Harian Jogja/Triyo Handoko
KULONPROGO—Meskipun indeks literasi di Bumi Mataram tertinggi tingkat nasional, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY berusaha terus meningkatkan. Terbaru, lebih dari 120 orang menghadiri bedah buku di Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo yang diselenggarakan DPAD DIY pada Rabu (7/2/2024).
Ratusan warga Kapanewon Sentolo yang mengikuti bedah buku itu tak hanya dari Kalurahan Salamrejo saja, tetapi juga ada dari Tuksono dan Sukoreno. Tingginya antusiasme warga Sentolo itu hingga membuat lokasi bedah buku meluber.
Bedah buku yang dilakukan DPAD DIY itu mengangkat karya Sukses Budi Daya Pisang di Pekarangan dan Perkebunan. Pustakawan pratama DPAD DIY, Sri Wahyudi yang memulai bedah buku itu mengingatkan pentingnya buku dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber informasi dan pengetahuan.
"Lewat buku, informasi dan pengetahuan yang dimiliki akan lebih valid karena dalam prosesnya penulisan buku memiliki disiplin yang ketat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kini buku tak harus berbentuk cetak, perkembangan teknologi juga memudahkan membaca buku lewat ponsel dan perangkat lainnya," jelas Wahyudi, Rabu siang.
Wahyudi juga mengajak masyarakat Sentolo untuk dapat berkunjung ke DPAD DIY dimana ada ratusan ribu koleksi buku yang dimiliki. "Tak hanya buku ada juga medium literasi lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat DIY secara leluasa, seperti film dan lainnya, ini mesti dimanfaatkan bersama," terangnya.
Hadir dalam bedah buku itu anggota DPRD DIY Komisi D, Susiwati Lestari dimana ia mendukung upaya peningkatan literasi. "Meskipun sudah peringkat satu literasi nasional, mesti digalakkan lagi terutama di daerah perdesaan agar literasi ini tidak hanya identik dengan perkotaan," ujarnya.
Anggota DPRD DIY dari Kulonprogo ini menerangkan dengan kapasitas literasi yang mumpuni, masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya. "Kalau informasi dan pengetahuannya luas kan akan mendukung pengembangan diri masing-masing. Misalnya seorang ibu kalau literasnya bagus akan bisa mengasuh dengan baik, dapat berwirausaha atau lainnya," katanya.
Kemampuan literasi, jelas Susi, juga mesti dimiliki semua kalangan tidak hanya generasi muda saja. "Apalagi sekarang fasilitas literasi di DIY makin luas dan mudah, saya berharap ini dapat dimanfaatkan semua kalangan tak hanya generasi muda," ujarnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival yang diinisiasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan dukungan Dana Keistimewaan 2026 tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.