Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Ratusan umat Hindu menggelar upacara Melasti di Pantai Parangkusumo, Minggu (3/3/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan umat Hindu menyelenggarakan upacara Melasti untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946 di Pantai Parangkusumo, Minggu (3/3/2024).
Ketua Umum Panitia Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1946 DIY, I Wayan Suardana menyampaikan upacara Melasti bertujuan memohon agar mikrokosmos dan makrokosmos dibersihkan oleh Tuhan.
“Kami memohon supaya dibersihkan pikiran, perkataan, dan perbuatan menjadi lebih baik. Melalui Melasti kami membuang kotoran-kotoran itu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dibersihkan, supaya siap menyelenggarakan Hari Raya Nyepi,” katanya, Minggu.
Dalam upacara Melasti kali ini, kata Wayan, umat Hindu juga turut mendoakan untuk kebaikan alam semesta dan seluruh umat.
“Ini [prosesi Melasti] untuk kebaikan bersama, membersihkan semua umat, [membersihkan] dalam diri sendiri. Nanti prosesinya ada melarung, yang akan dilarung ada bebek, uba rampe, itu sebenarnya membersihkan buana alit [mikrokosmos],” ujarnya.
Sementara Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan penyelenggaraan upacara Melasti di Pantai Parangkusumo merupakan bentuk keberagaman umat beragama di DIY.
“Kebinekaan adalah sunah Tuhan atau takdir Tuhan yang siapapun tidak bisa menolaknya. Kita sebagai umat manusia, sebagai makhluknya hanya bisa menerima takdir Tuhan dengan menyikapinya dengan sebaik-baiknya dengan selalu menjaga keharmonisan, menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan agar kehidupan kita senantiasa guyub, rukun, harmonis dan damai,” katanya.
BACA JUGA: Tradisi Nyepi: Dari Upacara Melasti hingga Lampu Mati
Dia berharap agar kerukunan, keharmonisan, dan toleransi antar umat beragama dapat terus terjalin di DIY. Menurutnya, setiap masyarakat Bantul memiliki tanggungjawab untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.
“Kami yakin semua agama mengajarkan kehidupan harmonis, karena kita sama sama makhluk Tuhan yang harus menjaga keselarasan alam ini sesuai tema melasti kali ini Hamemayu Hayuning Bawono,” katanya.
Upacara Melasti merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan umat Hindu menjelang Hari Raya Nyepi. Upacara Melasti di Pantai Parangkusumo berlangsung dari pukul 09.30-13.30 WIB. Dalam upacara Melasti ada labuhan atau menenggelamkan beberapa ubo rampe ke laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 digelar tanpa APBD dan melibatkan 125 UMKM lokal. Pengunjung hingga hari ketujuh melampaui 100 ribu orang.
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.