Advertisement
Waspada Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan DIY, BMKG: Hingga Empat Meter
Foto ilustrasi. Seorang nelayan Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul memperbaiki jaring lantaran tak bisa melaut karena gelombang tinggi, Rabu (8/6/2022). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan selatan DIY diimbau mewaspadai potensi terjadinya gelombang laut setinggi 4 meter. Imbauan dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono menyebut tinggi gelombang di perairan Yogyakarta saat ini diprakirakan berkisar antara 2,5 sampai 4 meter atau kategori tinggi. "Waspada potensi gelombang tinggi di perairan Yogyakarta," kata Warjono, Kamis (7/3/2024).
Advertisement
Menurut Warjono, tinggi gelombang laut tersebut antara lain dipicu munculnya awan konvektif atau cumulonimbus (CB) yang mengakibatkan cuaca buruk di di pesisir selatan DIY. "Terpantau adanya cuaca buruk di laut selatan," ujar dia.
Berdasarkan pantauan BMKG, menurut dia, angin di DIY bertiup dari barat daya – barat laut dengan kecepatan maksimum 20 km per jam.
Selain kewaspadaan gelombang laut selatan, BMKG Yogyakarta juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah Kota Jogja, Sleman, Gunungkidul bagian Utara, Bantul bagian utara dan Kulonprogo bagian Utara.
Warjono menyebutkan pada Kamis (7/3) siang hingga sore, hujan sedang-lebat diperkirakan terjadi di Kota Jogja, Kabupaten Sleman, Gunungkidul bagian Utara, dan Kulonprogo bagian Utara.
BACA JUGA: Warga Gunungkidul Pencuri Tas di Gerbong KA Mataram Ditangkap Polisi
"Potensi hujan ringan hingga sedang di Kulonprogo bagian selatan, Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan," kata dia.
Sedangkan pada malam hari, hujan ringan-sedang diperkirakan terjadi di seluruh wilayah D.I Yogyakarta dan saat dini hari hujan ringan berpotensi di Kulonprogo bagian selatan, Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Catur Nur Amin mengimbau para nelayan tidak memaksakan diri melaut saat cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai gelombang tinggi.
Meski demikian, dia menyebut sebagian besar nelayan di DIY telah memiliki pemahaman yang baik terkait informasi cuaca atau kondisi yang tepat maupun berisiko untuk melaut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Restitusi Pajak, KPK Tahan Kepala KPP Madya Banjarmasin
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- RSUD Wates Kembangkan Operasi Minim Sayatan, Pemulihan Lebih Cepat
- Kemiskinan di Dlingo Ditekan Lewat Agroforestry dan Kelapa Kopyor
- PSS Sleman Hadapi Empat Laga Tandang di Putaran Ketiga
- Viral Pedagang Sate di Malioboro, DPRD Usul Ada Area Khusus
- Bupati Kulonprogo Beri Bantuan Peralatan Sekolah ke Anak Yatim Piatu
Advertisement
Advertisement



