Pixel 11 Series dengan Tensor G6 dan Zoom 120x, Harga Mulai Rp16 Juta
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Ilustrasi razia miras. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Bantul akan mengintensifkan pemantauan dan peredaran minuman keras (miras) di wilayahnya, pada menjelang dan saat Ramadan 2024.
Hal ini dilakukan untuk menekan peredaran miras dan menciptakan kondusifitas masyarakat saat Ramadan.
Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayubroto mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan peredaran miras di sejumlah lokasi, seperti kawasan pantai selatan Bantul dan juga tempat hiburan di kawasan tersebut.
“Yang jelas, peredarannya akan kami pantau. Kami minta tempat hiburan untuk menahan diri. Kami minta mereka untuk menghormati bulan Puasa,” kata Jati, Kamis (7/3/2024).
Selain itu, Jati mengungkapkan, pihaknya juga akan berpatroli dan mengingatkan warung makan yang masih buka di siang hari. Satpol PP tidak akan melarang warung makan beroperasi dan melayani pembeli.
BACA JUGA: Cuti Bersama Lebaran 2024 Bisa Sampai 10 Hari, Cek Rinciannya
“Namun, kami minta agar mereka juga menghormati bulan Puasa. Kami minta agar warung tersebut ditutup dengan tirai agar tidak terlihat dari luar,” kata Jati.
Jati berharap agar organisasi masyarakat tidak turun ke jalan dan melakukan sweeping serta menutup warung makan yang beroperasi di siang hari saat Ramadan. “Intinya semua harus bisa hormati dan mengendalikan diri,” ucap Jati.
Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Suratman berharap ada toleransi antarumat beragama selama bulan Puasa. Tujuannya agar Ramadan bisa berjalan lancar dan damai.
“Kepada Satpol PP dan Polres Bantul kami harapkan bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya, agar Ramadan berjalan aman dan tertib serta tidak mengganggu umat Islam yang menjalankan puasa,” katanya.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan saat Ramadan pihaknya telah menyiapkan tim patroli dan tim khusus untuk menjaga kondusifitas wilayah. Tim patroli dibagi menjadi tiga sif yakni pagi, sore dan malam.
“Untuk sif malam, akan diisi oleh personel nonmuslim. Untuk tim khusus nanti akan bertugas mengatasi kemungkinan kejahatan jalanan malam hari, peredaran miras, sekaligus antisipasi adanya perang sarung, tawuran dan balap liar,” kata Jeffry.
Untuk jumlah personel yang disiapkan, Jeffry mengaku saat ini sedang dibahas dan dikoordinasikan. Sebab, pada bulan Ramadan nantinya juga akan ada tambahan personel dari Polda DIY untuk membantu pengamanan.
“Nanti ada BKO juga dari Polda. Untuk detail jumlah tim yang disiapkan saat Ramadan, ini masih dikoordinasikan,” ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.