Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman mengakui pengoperasian TPST Tamanmartani di Padukuhan Sentono, Tamanmartani, Kalasan belum optimal. Pasalnya, dari target pengolahan 50 ton per hari baru terealisasi sekitar 40 ton.
Kepala DLH Sleman, Epiphana Kristiyani mengatakan TPST Tamanmartani sudah dioperasikan sejak akhir 2023 lalu. Di tempat ini terdapat tiga modul pengolahan sampah dengan kapasitas sekitar 50 ton per hari.
Meski demikian, hingga saat ini, proses pengolahan di TPST masih butuh peningkatan agar bisa mencapai target yang diharapkan. Ia tidak menampik, kapasitas pengolahan saat ini baru sekitar 40 ton per harinya.
“Ini pun belum stabil karena kadang per harinya masih bisa kurang. Harapannya target 50 ton sampah yang diolah per harinya bisa segera terealisasi,” kata Epi, Kamis (27/3/2024).
Menurut dia, untuk bisa mencapai target ini, maka ketrampilan petugas pengolahan harus ditingkatkan. Di sisi lain, pada saat proses pemilahan harus lebih teliti lagi.
Ketelitian sangat dibutuhkan karena bisa berdampak terhadap pengoperasian mesin pengolahan. Pasalnya, saat barang-barang seperti besi masuk ke mesin maka dapat menimbulkan kerusakan.
“Pernah [besi tidak diambil saat pemilahan] tentunya berdampak ke mesin sehingga harus ada perbaikan. Makanya saya berharap petugas bisa lebih teliti dan cekatan karena akan menentukan kapasitas yang dapat diolah per harinya,” katanya.
Selain masalah sumber daya manusia, Epi juga mengakui keberadaan fasilitas mesin juga belum lengkap. Ia tidak menampik di TPST Tamanmartani membutuhkan mesin pencacah kain yang saat ini belum dimiliki.
“Ternyata sampah yang masuk banyak berjenis kain dan ini tidak bisa diolah menggunakan mesin yang ada. Kami sedang berupaya agar dapat membeli mesin pengolah khusus untuk jenis kain,” katanya.
Pengawas di TPST Tamanmartani, Alesudin mengatakan ada 62 pekerja yang terlibat dalam pengolahan sampah.
BACA JUGA: TPST Tamanmartani Beroperasi, Pelet Sampah Mulai Dikirim ke Pabrik
Sejak beroperasi pertama kalinya, TPST Tamanmartani sudah mengirimkan RDF atau keripik sampah ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah secara rutin. Sekali pengiriman bisa mengirim sebanyak 18 ton keripik sampah.
“Rata-rata 10 hari sekali melakukan pengiriman ke Cilacap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap dengan layanan SIMMADE, Simenor Ngabuburit, MPP, Satpas, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.