Advertisement
Jenazah yang ditemukan di Dam Jembatan Kretek 1 Diduga Korban Kali Code
Ilustrasi penemuan mayat. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sesosok jenazah ditemukan di dam Kali Opak, Jembatan Kretek 1, Jumat (12/4/2024)
Kasiop SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menyampaikan jenazah tersebut merupakan korban yang hanyut di Kali Code yang terjadi pada Rabu (10/4/2024) lalu.
Advertisement
Bondan menjelaskan saat korban ditemukan tidak ada identitas yang menyertainya. Korban lantas dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi.
Menurut Bondan dalam proses identifikasi, korban di Jembatan Kretek 1 diduga merupakan orang yang sama dengan korban Kali Code. Kemudian, dilakukan Tes DNA antara korban dan keluarganya.
BACA JUGA: Pencarian Lansia Hilang di Sungai Code Diperluas Sejauh 8,5 Km
Namun, lantaran hasil tes DNA belum keluar, sehingga proses pencarian korban laka air Kali Code terus dilakukan hingga 7 hari. "Dari hasil Tes DNA positif korban [di Jembatan Kretek 1] yang dicari [korban laka air Jembatan Kali Code]," katanya, Rabu (17/4/2024).
Dia menuturkan korban teridentifikasi berinisial BR, pria, 55, warga Danurejan, Kota Jogja.
Sebelumnya diberitakan seorang warga lansia atas nama Basuki, 55, warga Danurejan mengalami kecelakaan air pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB.
Dari keterangan saksi, korban awalnya mondar mandir di lokasi kejadian lantas bergelantung di besi pembatas jembatan dan langsung menerjunkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- Cemburu Berujung Kekerasan, Pemuda Jogja Diserang Senjata Tajam
- Keributan Jalan Margo Utomo Jogja Viral, Polisi Tegaskan Bukan Pidana
- Laka Tunggal di Turunan Sokomoyo Kulonprogo, 2 Mahasiswa Meninggal
- Kulonprogo Matangkan Embarkasi Haji 2026, Simulasi Digelar Februari
- Ayam Goreng Kalasan Hampir Diklaim HAKI Orang Tak Dikenal
Advertisement
Advertisement



