Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PKUKM) Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo (kedua kanan) dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Jogja, Rudi Prihantoro (kiri) berfoto dalam program Sinergi Reforma Agraria, di Kantor Pertanahan Kota Jogja, Senin (22/4/2024)/ist Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus mendorong penguatan UMKM termasuk dalam digitalisasi marketing. Hal ini salah satunya dilakukan dengan bekerja sama dengan Kantor Pertanahan Kota Jogja memberikan pendampingan digital marketing kepada para pelaku UMKM.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PKUKM) Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menjelaskan gerakan reforma agraria tidak hanya mengatur terkait dengan pertanahan, tapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat dalam hal ini pelaku UMKM di Kota Jogja.
Oleh sebab itu Kantor Pertanahan Kota Jogja bersinergi dengan Pemkot Jogja melalui Dinas PKUKM dalam gerakan sinergi reforma agaria. “Spiritnya pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagaimana UMKM bisa berdaya melalui gerakan sinergi reforma agaria,” ujarnya, Selasa (23/4/2024).
Baca Juga
Aprindo Gandeng Polda DIY Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM
Anak Muda Jogja Bentuk Komunitas Canalclub untuk Bantu Digital Marketing Merek Lokal
PENGEMBANGAN PARIWISATA DIY: Pelaku Wisata Harus Memanfaatkan Sosmed untuk Digital Marketing
Program ini memberikan pendampingan digital marketing kepada pelaku UMKM di Kota Jogja, salah satunya UMKM di Ngampilan yang menjadi sasaran penerima manfaat gerakan reforma agraria di Kota Jogja, yang telah mendapat pendampingan pada Senin (22/4/2024).
Ada sekitar 20 perwakilan pelaku UMKM di Ngampilan yang diundang dalam pendampingan digital marketing dari target 100 kepala keluarga (KK) penerima manfaat gerakan reforma agrarian. Ngampilan dipilih salah satunya karena sumber daya UMKM cukup banyak dan potensi produknya heterogen.
“Gerakan reformasi agraria tidak sekadar melatih tapi ada pendampingan kepada UMKM setelah dilatih. Kami tidak ingin berhasil pada tataran output saja selesai, tapi harus membawa dampak kepada pelaku UMKM di Ngampilan. Bagaimana materi bisa diimplementasikan oleh para pelaku UMKM,” paparnya.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Jogja, Rudi Prihantoro, menuturkan pendampingan digital marketing kepada pelaku UMKM merupakan salah satu implementasi pelaksanaan Peraturan Presiden No. 62/2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.
Peraturan itu mengamanatkan penyelenggaraan penataan aset dan penataan akses yang berfokus pada peraturan dan pengelolaan agraria dengan tujuan meningkatkan sebesar-besar kemakmuran rakyat. “Pada dasarnya reforma agraria ada dua yaitu dalam rangka pemanfaatan tanah yang berkeadilan dan penataan tanahnya untuk menuju kesejahteraan masyarakat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.