Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana pengawasan lapangan DLH Kulonprogo terhadap pertambangan di wilayahnya untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan. Dok DLH Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pengawasan pertambangan di Bumi Binangun rutin dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tujuannya memastikan dampak kerusakan lingkungan dari pertambangan tersebut dapat diantisipasi.
Pengawasan terbaru dilakukan DLH Kulonprogo secara terjun lapangan langsung ke Kapanewon Kokap pada awal Mei lalu. Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan DLH Kulonprogo, Toni pada Senin (13/5/2024), menyebut kegiatan lapangan pengawasan tambang di Kokap itu menyasar dua titik.
Pengawasan lapangan yang dilakukan DLH Kulonprogo, jelas Toni, dilakukan bersama DLHK DIY. Dua titik tambang itu antara lain di Kalurahan Hargorejo yang dikelola CV. Handika Karya dan di Kalurahan Hargowilis yang dimiliki PT. Harmak Indonesia.
Hasil peninjauan lapangan tersebut, lanjut Toni, dua perusahaan itu secara umum sudah melaksanakan usaha pertambangan sesuai perencanaan dan peraturan yang ada. Dua lokasi tambang itu sama-sama mengeksplorasi batuan andesit.
BACA JUGA: Disdikpora DIY Minta Pelaksanaan Study Tour Pastikan Keamanan dan Kenyamanan
Skema pengawasan yang dilakukan DLH Kulonprogo terhadap dua titik tambang itu, sambung Toni, dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokumen yang ada lalu dicocokan dengan kondisi nyata di lapangan.
"Pengawasan ini diperlukan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat ketaatan pelaku usaha dan/atau kegiatan terhadap ketentuan dalam perizinan lingkungan hidup dan peraturan perundang-undangan yang ada," terangnya, Senin siang.
Kegiatan pengawasan pertambangan dilakukan rutin oleh DLH Kulonprogo dimana objeknya bergantian. "Tidak ada satu atau dua objek tambang saja, tapi kami lakukan pengawasan ke berbagai objek. Kegiatan ini rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan lingkungan parah karena pertambangan," papar Toni.
Koordinasi dalam pengawasan pertambangan juga dilakukan dengan berbagai pihak lain, terutama DLHK DIY yang memiliki kewenangan pengawasan serupa. "Kami tidak sendirian, koordinasi selama ini dengan berbagai pihak termasuk aparat hukum juga," ujarnya.
Apabila dalam pantuan lapangan atau pengawasan lainnya ditemukan pelanggaran izin atau peraturan dalam pertambangan maka DLH Kulonprogo tidak tinggal diam. "Jika ditemukan pelanggaran, dapat dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya," tegas Toni.
Sementara itu Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jogja menyebut terdapat pertambangan ilegal di Bumi Binangun. Staf advokasi Walhi Jogja, Rizki Abiyoga menyebut ilegalnya pertambangan yang ada itu karena tak memiliki izin pertambangan.
BACA JUGA: Antisipasi Masalah Sampah, DPRD Kulonprogo Siapkan Raperda Pengelolaan Sampah
Walhi Jogja mengetahui sejumlah tambang ilegal itu, jelas Abiyoga, setelah melakukan pengecekan data Kementerian ESDM yang menerbitkan izin dan tinjauan langsung ke lokasi yang ada. "Beberapa di Kapanewon Kokap yang kami periksa langsung ke lokasinya ini tidak ada izinnya, kami bandingkan antara dara izin Kementerian ESDM dan kondisi lapangan," jelas pegiat lingkungan yang juga warga Bumi Binangun itu.
Abiyoga menyebut perlu ada upaya penegakan tambang ilegal di Kulonprogo. "Penegakan ini perlu dipastikan dengan pendalaman perizinan dulu, jika tidak ditindak hanya merugikan warga dan pemerintah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.