131 Kg Ikan Sapu-sapu Dibasmi di Bantul, Ancam Ikan Lokal
Sebanyak 131 kg ikan sapu-sapu dibasmi di Rawa Kalibayem Bantul untuk menjaga ekosistem dan melindungi ikan lokal dari spesies invasif.
Perbukitan karst Gunungkidul - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetaru) DIY menyatakan pemanfaatan tata ruang di wilayah setempat sebenarnya mengacu pada aturan yang berlaku di masing-masing kabupaten kota. Peruntukan dan pemanfaatan tata ruang dan wilayah (RTRW) lingkup DIY pun sudah diatur dalam Perda No. 10/2023 tentang RTRW DIY 2023-2043.
Kepala Dispetaru DIY Adi Bayu Kristanto menjelaskan Pantai Krakal di Gunungkidul yang sebelumnya menjadi incaran pesohor Raffi Ahmad masuk ke dalam kawasan bentang karst. Aturannya, di kawasan karst pembangunan dikonsep seminimal mungkin lantaran ditakutkan bakal mengganggu kelestarian kawasan sekitarnya.
"Area itu kan menyangkut kawasan karst, jadi tidak boleh ada kegiatan yang berisiko merusak bentang alam karst dan berpotensi mencemari sistem sungai bawah tanah," katanya, Kamis (13/6/2024).
Baca Juga: Raffi Ahmad Mundur dari Investasi Beach Club Gunungkidul, Walhi Jogja: Belum Tentu Pembangunan Batal
Bayu menerangkan dalam Perda No. 10/2023 tentang RTRW DIY 2023-2043 Pemda DIY telah mengatur rencana struktur ruang wilayah DIY yang meliputi sistem pusat permukiman, jaringan transportasi, energi, telekomunikasi, sumber daya air dan jaringan prasarana lainnya. Konsep itu disusun dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal daerah.
Baca Juga: Raffi Ahmad Batalkan Investasi Beach Club Gunungkidul, Lahan Proyek Ternyata Sudah Dibebaskan
Dalam aturan itu juga tertulis pada Bab V tentang rencana pola ruang wilayah tepatnya bagian ketiga Pasal 32 soal kawasan budi daya yang terdiri atas kawasan hutan produksi, pertanian, perikanan, peruntukan industri, pariwisata, permukiman, transportasi dan kawasan pertahanan dan keamanan yang bisa diolah untuk aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Investasi Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul Batal, Ini Respons Sultan HB X
Adapun kawasan hutan produksi di DIY membentang seluas 13.513 hektare yang berada di Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunungkidul. Kawasan pertanian seluas 182.804 hektare di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Sleman.
Sementara kawasan perikanan ada seluas 226.103 hektare yang berada di wilayah perairan Samudra Hindia. Kawasan peruntukan industri seluas 5.243 hektare berada di Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Gunungkidul serta kawasan pariwisata seluas 2.395 hektare di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulonprogo, dan wilayah perairan Samudra Hindia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 131 kg ikan sapu-sapu dibasmi di Rawa Kalibayem Bantul untuk menjaga ekosistem dan melindungi ikan lokal dari spesies invasif.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.