Advertisement
Kulonprogo Terapkan Pembayaran Retribusi Non Tunai di Tiga Terminal Tahun Depan

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pembayaran retribusi pada terminal tipe C di Kulonprogo direncanakan menggunakan model transaksi non-tunai mulai 2025 mendatang. Rencana ini sudah disosialisasikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo ke Terminal Kenteng, Kapanewon Nanggulan.
Kepala UPT Terminal Dishub Kulonprogo, Edi Suyanto menjelaskan pada Jumat (5/7/2024) bahwa terminal tipe C di wilayahnya terdapat empat unit. Namun yang akan menggunakan pembayaran non-tunai ada di tiga unit karena satu terminal belum memungkinkan.
Advertisement
Tiga terminal ini antara lain Terminal Brosot di Kapanewon Galur, Terminal Jaggalan di Kapanewon Kalibawang, dan Terminal Kenteng di Kapanewon Nanggulan. Retribusi yang hendak dipungut secara non-tunai ini khusus bagi pedagang di terminal yang menyewa kios. "Terminal Sentolo juga merupakan tipe C, tapi tidak kami terapkan non-tunai karena disana tidak ada pedagang penyewa kios kami," jelas Edi.
Edi menyebut sosialisasi terhadap kebijakan pembayaran non-tunai ini diterima dengan baik oleh para pedagang. Tujuan kebijakan ini juga untuk meningkatkan transparansi dan akutabilitas penarikan retribusi untuk menggejot pendpatan asli daerah.
BACA JUGA: Kulonprogo Kini Punya 38 Titik Parkir dengan Pembayaran Non-Tunai
Kebijakan ini akan dimulai pertama kali ke Terminal Kenteng yang pedagang kiosnya sudah menyanggupi kesediannya. "Terminal Kenteng yang akan diuji coba dulu, setelahnya kami akan melakukan evaluasi agar implementasinya maksimal di terminal lain," ungkap Edi.
Penerapan uji coba pembayaran retribusi di Terminal Kenteng ini akan dilakukan pada Januari, 2025 mendatang. Persiapan untuk penerapan ini sudah dilakukan Dishub Kulonprogo dengan menggandeng Bank BPD DIY.
Retribusi sewa kios di Terminal Kenteng sendiri, jelas Edi, dilakukan tiap bulan. "Pembayaran non-tunai dilakukan sebulan sekali nantinya, secara teknis masih kami persiapkan dengan pihak-pihak yang terlibat seperti Bank BPD DIY," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement