PT KAI Terus Bertransformasi, Layanan Digital Makin Jadi Andalan
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Ilustrasi./Harian Jogja
GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kabupaten Gunungkidul mencatat ada 170 permohonan pemanfaatan tanah kas kalurahan/desa (TKD) selama enam bulan terakhir. Pemanfaatannya bermacam-macam antara lain untuk fasilitas umum (fasum).
Kepala Dispertaru Gunungkidul, Fajar Ridwan mengatakan jawatannya menjadi fasilitator bagi pemerintah kalurahan yang memohon penggunaan tanah kas desa ke Gubernur DIY.
Dispertaru kemudian menindaklanjuti dengan permohonan dari Pemkab Gunungkidul yang ditandatangani Bupati.
“Satu pengajuan atau permohonan untuk satu peruntukan. Kalau bidangnya bisa lebih dari satu,” kata Fajar, Selasa, (9/7/2024).
Dispertaru, kata dia mendampingi hingga pembuatan site plan TKD. Apabila ada dokumen yang kurang lengkap, maka pemerintah kalurahan wajib melengkapi kekurangan tersebut sebelum melangkah ke tahapan lebih jauh.
Fajar menerangkan 170 permohonan tersebut tidak semuanya permohonan pemanfaatan TKD baru.
Mayoritas merupakan tanah kas desa yang telah dimanfaatkan seperti untuk lapangan, balai desa, balai dusun, hingga gedung sekolah.
“Kalau pengajuan baru paling kurang dari 20 persen saja. Ada yang ingin memanfaatkan untuk balai budaya,” katanya.
Permohonan tersebut juga menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur yang mendasarkan pada Peraturan Gubernur DIY No. 24/2024 tentang Pemanfaatan Tanah Kalurahan.
Lebih jauh, Fajar mengaku ada juga pemerintah kalurahan yang memohon pemanfaatan TKD untuk pertambangan sekitar dua atau tiga tahun lalu. Hanya, semua permohonan tersebut ditolak.
BACA JUGA: Gerindra Kota Jogja Belum Dapat Rekomendasi Bakal Calon Wali Kota
“Rencananya mau dikerjasamakan. Pemerintah kalurahan sebelumnya tidak tahu pemanfaatannya. Kalau sekarang kami lakukan sosialisasi,” ucapnya.
Lurah Pucung, Estu Dwiyono mengatakan pihaknya telah meminta pendampingan Dispertaru Gunungkidul dalam menginventarisasi dan permohonan pemanfaatan TKD.
“Sekarang kami sedang menginventarisasi. Selain itu, kalau ada TKD yang mau ditukar guling itu untuk segera diproses atau dimohonkan,” kata Estu.
Investarisasi itu mencakup pemanfaatan tanah kas desa, nomor persil atau nomor identifikasi bidang (NIB) tanah, hingga status perizinan tanah. Estu tidak hafal luasan TKD yang telah dimanfaatkan, hanya kata dia banyak tanah kas desa yang dimanfaatkan untuk fasum yang belum berizin seperti sekolah dan balai pedukuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek tanggal, lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.