Advertisement
Pilkada Gunungkidul, PDIP Tarik PKS Masuk Koalisi
Ketua DPC Partai Demokrat, Henry Ardiyanto dan Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menandatangani MoU di Dings Coffee and Eatery, Logandeng, Rabu, (17/7/2024). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC PDIP Gunungkidul mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung dalam koalisi bersama Partai Demokrat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Padahal, DPD PKS telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Nasdem dan Gerindra untuk membentuk koalisi.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pihaknya telah bertemu dengan DPD PKS pada Selasa (16/6/2024) malam. “Pertemuan dengan PKS sudah kami lakukan dengan didampingi Sekretaris DPC Demokrat Gunungkidul. Kami bernegosiasi supya dapat bekerja sama politik dengan PKS,” kata Endah ditemui di Ding’s Coffee and Eatery, Logandeng, Rabu, (17/7/2024).
Advertisement
Endah menegaskan DPP PDIP menginstruksikan agar DPC PDIP menjalin koalisi besar untuk menghadapi Pilkada 2024.
BACA JUGA: Pilkada Gunungkidul, Ketua DPC PDIP Endah Subekti Mendaftar lewat Golkar
Ketua DPD Partai PKS Gunungkidul, Tri Iwan Isbumaryani membenarkan bahwa Endah Subekti Kuntariningsih memberi tawaran bergabung dalam koalisi bersama DPC Partai Demokrat.
Disinggung kemungkinan gabung, DPD PKS akan mempertimbangkannya. Dia tidak dapat serta merta menerima atau menolak tawaran tersebut.
“Kalau ditanya apakah akan lepas koalisi dengan Nasdem dan Gerindra, ya kemarin itu sifatnya masih embrio. Belum ada legalitas dari DPP. Tentu semua kemungkinan bisa terjadi,” kata Iwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Anggaran BPJS Rp42 Miliar, Gunungkidul Reaktivasi 6.000 Peserta PBI
- Waduk Sermo Kulonprogo Tawarkan Wisata Perahu dan Camping
- Viral Banjir dan Longsor Ngawen, 35 Warga Gunungkidul Mengungsi
- Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Jogokariyan Mulai Tarawih Lebih Awal
- Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 18 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement








