Anak Sapi Berkaki Dua Lahir di Imogiri, Bantul, Disusui Pakai Dot
Anak sapi berkaki dua lahir di Selopamioro, Imogiri, Bantul. Pemilik harus memerah susu induknya dan memberikannya melalui dot.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY mengklaim telah mengantongi nama-nama pejabat yang nantinya akan dijadikan sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif guna mengisi jabatan yang sekarang tengah kosong.
Beberapa OPD yang sekarang tengah dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) adalah Dinas Pariwisata DIY, Badan Kesbangpol DIY, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum, Dinas Perhubungan DIY, Biro Bina Mental dan Spiritual DIY, Sat Pol PP dan dan DPKP DIY.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, jabatan kepala instansi yang sekarang belum ditetapkan pejabat definitifnya bukan berarti Pemda DIY mengulur-ulur waktu dan memperlama jabatan itu kosong.
"Namun untuk menuju pimpinan instansi yang kompeten tentu harus disiapkan dengan matang dan pengetahuan tentang organisasi pemerintahan harus diperkuat," jelas Beny, Rabu (7/8/2024).
Menurutnya, cara mendidik itu ditempuh dengan menetapkan sosok pejabat yang dianggap cocok dalam memimpin instansi terkait sebagai Plt. Penetapan itu sekaligus menjadi proses pembelajaran dari pejabat terkait sebelum ditetapkan secara definitif.
"Nama-namanya kami sudah ada, SDM-nya juga terpenuhi, tapi kan semuanya butuh proses," kata Beny.
BACA JUGA: DIY Ubah Mekanisme Pengisian Jabatan ASN ke Arah Talent Pool
Hanya saja Beny menilai masih ada kesenjangan yang ditemukan pada pejabat yang nantinya akan mengisi posisi eselon II itu. Mereka yang disinyalir akan dipromosikan rata-rata merupakan generasi yang lahir pada tahun 1980 an, sehingga harus butuh kompetensi yang kredibel.
"Tentu tidak hanya bisa secara teori tetapi tahu betul kondisi di lapangan seperti apa," ungkap dia.
Beny mengklaim dirinya juga telah melaporkan soal kekosongan pejabat eselon dua tersebut kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X saat bertemu beberapa waktu lalu. Pihaknya memastikan telah menyiapkan beberapa nama dan tinggal mencari waktu yang tepat untuk dilantik.
"Sistemnya tetap pakai talent poll dan sudah dapat izin dari KASN untuk melaksanakan itu. Datanya sudah siap tinggal melantik, semakin cepat lebih bagus," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anak sapi berkaki dua lahir di Selopamioro, Imogiri, Bantul. Pemilik harus memerah susu induknya dan memberikannya melalui dot.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.