Advertisement
Forum CSR Sleman Salurkan Bantuan ke Masyarakat Senilai Rp4,6 Miliar
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) Sleman menyalurkan bantuan sebesar Rp4,6 miliar ke masyarakat di Bumi Sembada. Jumlah ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan penyalurn di 2023.
Ketua Forum CSR Sleman, Dwi Nurwata mengatakan, forum TJSP dibentuk sebagai bentuk komitmen dari Perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Bumi Sembada melalui program CSR. Setiap tahunnya bantuan yang diberikan terus meningkat, baik dari sisi jumlah maupun Perusahaan yang ikut berpartisipasi.
Advertisement
Ia mencontohkan di 2022 atau saat forum pertama kali dibentuk, bantuan CSR yang diberikan hanya Rp600 juta dengan melibatkan 21 perusahaan. Tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi Rp2,3 miliar yang berasal dari 27 perusahaan.
“Untuk tahun ini lebih banyak lagi karena berhasil terkumpul dari 37 perusahaan dengan besaran Rp4,6 miliar,” kata Dwi, Selasa (20/8/2024).
Dia menjelaskan, bantuan CSR yang diberikan digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penanganan stunting dan kemiskinan. Selain itu, juga ada penyaluran bantuan beasiswa Pendidikan sebesar Rp1,1 miliar.
Untuk pemberdayaan ekonomi Masyarakat melalui pengembanan UMKM maupun kelompok tani sebesar Rp1,5 miliar. Selanjutnya ada program pelayanan public berupa peningkatan sarana dan prasaranan pasar, pengadaan ambulan dan lainnya sebesar Rp933 juta.
“Sasaran bantuan CSR tidak hanya untuk pemberdayaan maupun fasilitas public, tapi juga ada program lingkungan dengan program penghijauan di lahan kritis sekitar Rp437 juta,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengucapkan terima kasih atas kontribusi seluruh perusahaan anggota Forum TJSP Sleman. Bantuan yang diberikan menjadi bukti kepedulian bersama untuk membangun Kabupaten Sleman.
Menurut dia, bantuan TJSP yang semakin baik menunjukan iklim usaha di Bumi Sembada terus membaik. TJSP merupakan salah satu kewajiban Perusahaan untuk menyisihkan sebagian labanya didalam program pemberdayaan Masyarakat dan lingkungan.
Meski begitu, diakui Danang bahwa pemkab tidak dapat memaksa setiap perusahaan. Namun, ia berharap aksi sosial ini tak hanya memberikan manfaat kepada penerima bantuan namun juga bagi perusahaan pemberi bantuan.
“Tapi saya yakin dengan perekonomian di Sleman dapat semakin maju dan laba perusahaan juga semakin meningkat. Jadi, jumlah perusahaan yang terlibat dapat terus meningkat setiap tahunnya,” kata Danang. (
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menko Airlangga Bantah Pagar Laut 30 Kilometer di Tangerang Terkait PSN PIK 2
Advertisement
Bali Masuk 20 Besar Destinasi Wisata Terbaik di Asia Tahun 2025
Advertisement
Berita Populer
- 3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Kaliurang Sleman, Tabrak Toko hingga ATM
- Harga Cabai Rawit Merah di DIY Diklaim Mulai Turun, Operasi Pasar Dinilai Tak Efektif
- Taman Lalu Lintas Jogja Terus Berbenah Agar Lebih Inklusif
- Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo: Pembebasan Lahan di Hargorejo Kokap Dimulai dengan Pembentukan Satgas
- Sleman Anggarkan Rp896 Miliar untuk Infrastruktur di 2025
Advertisement
Advertisement