Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) terus bertambah setiap bulannya. Masyarakat pun diminta tetap mewaspadai potensi penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegepti ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan, meski tidak signifikan, temuan kasus DBD terus bertambah setiap bulannya. Ia mencatat selama kurun Agustus ada penambahan 29 kasus warga yang terjangkit.
“Memang terus bertambah, tapi Agustus jumlahnya lebih menurun dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Yuli, Ahad (1/9/2024).
Ia mencatat secara total dari Januari hingga Agustus sudah ada 500 kasus warga terkena penyakit DBD. Hingga sekarang juga dilaporkan ada dua warga yang meninggal karena penyakit ini.
Secara kasus, di 2024 ada tren peningkatan yang signifikan. Pasalnya, angka kasus di 2023 hanya ada 146 warga yang terkena DBD sehingga kenaikannya lebih dari tiga kali lipat.
“Potensi penambahan kasus masih ada. Jadi, Masyarakat diminta untuk terus waspada dan selalu melakukan upaya pencegahan penyakit DBD,” kata Yuli.
BACA JUGA: Waspada! Kasus DBD Sleman Naik 2 Kali Lipat
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, upaya sosialisasi terhadap pencegahan DBD terus dilakukan. Salah satunya melalui Gerakan Kesehatan Masyarakat (Germas) dengan melibatkan kader-kader Kesehatan di Tingkat kalurahan.
“Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat [PHBS] serta rutin berolahraga dan makan-makanan bergizi sangat penting dalam upaya menjaga Kesehatan sehingga tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Selain itu, untuk mengurangi risiko terjangkit juga dilakukan upaya Gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Diharapkan ada upaya pemantauan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dengan melakukan pemberantasan jentik nyamuk sehingga angka bebas jentik paling sedikit 95%.
Ia menambahkan, Masyarakat sudah mengetahui cara penanggulangan mulai dengan menutup tempat-tempat wadah air, menguras hingga mengubur benda-benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Adanya aksi nyata dalam penanggulangan sebagai upaya menekan laju penyebaran sehingga kasusnya bisa lebih terkendali.
“Ini penting agar pencegahan terhadap penyebaran penyakit DBD bisa terus ditekan. Jadi, upaya penanggulangan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi warga harus ikut berperan aktif agar hasilnya bisa dimaksimalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Gempa bermagnitudo 7,0 mengguncang Tibet, China. Sedikitnya 16 orang tewas, 46 luka-luka, dan ratusan rumah roboh.
MotoGP 2027 akan kedatangan lima rookie. Simak nama Daniel Holgado, David Alonso, Senna Agius, Izan Guevara, dan Nicolo Bulega beserta timnya
Mau membeli mobil listrik? Simak 7 hal penting, mulai dari jarak tempuh, fitur keselamatan, pengisian daya, hingga teknologi baterai.
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Australia 2026 di Phillip Island dengan waktu 1 menit 27,985 detik.
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.