Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Ilustrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 terhambat akibat kendala sistem e-meterai. Sebab itu, ada perpanjangan pendaftaran hingga Selasa, (10/9/2024).
Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul, M. Farid Juni Haryanto mengatakan materai elektronik atau e-meterai menjadi salah satu syarat keabsahan dokumen CPNS. Tanpa e-meterai, pendaftar tidak dapat mengikuti tahapan seleksi.
“Sistem untuk mengakses e-meterai ini down sejak kemarin-kemarin [dua hari lalu]. Pusat tapi itu. Dampaknya ya tidak bisa melanjutkan proses CPNS di Gunungkidul,” kata Farid dihubungi, Kamis, (5/9).
Adapun pendaftar CPNS Gunungkidul per Selasa, (3/9) sudah mencapai 1.447 orang. Saat ini, Farid sudah ada 2.081 pendaftar. Apabila mengacu pada kendala sistem sejak dua hari lalu, maka ada sekitar 500 orang tidak dapat melanjutkan pendaftaran.
BACA JUGA: Tiga Hari Jelang Penutupan, Ada Ribuan Pendaftar CPNS Pemda DIY, Perebutkan 378 Formasi
Dia menerangkan bahwa CPNS 2024 dibuka untuk 89 formasi yang terbagi menjadi 60 formasi untuk tenaga kesehatan dan 29 formasi untuk tenaga teknis.
“Masih sama sih, formasi sepi peminat itu dokter spesialis. Data hari ini saya belum buka. Tapi kalau melihat Selasa kemarin baru ada satu pendaftar untuk dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dan satu lagi spesialis kedokteran jiwa,” katanya.
Formasi untuk dokter spesialis memang sepi peminat. Hal ini terjadi setiap ada pembukaan CPNS.
Direktur RSUD Wonosari, Diah Prasetyorini juga sempat mengatakan bahwa RSUD Wonosari memerlukan paling tidak total tiga dokter jantung. Saat ini baru ada dua dokter jantung.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengaku sepinya pendaftar di formasi dokter spesialis dilatarbelakangi oleh kondisi geografis Gunungkidul yang luas dan jauh dari wilayah perkotaan. Persisnya, luas Kabupaten Gunungkidul yaitu 1.485,36 kilometer persegi atau sekitar 46,63 % dari luas DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.
Kemenhan jelaskan peran TNI dalam memberantas begal Jakarta lewat OMSP bersama Polri untuk menjaga keamanan masyarakat.
Kecelakaan di simpang Madukismo Bantul terjadi saat truk terguling dan menimpa motor di Ringroad Selatan. Pengendara motor mengalami patah tulang.