180 Komunitas Motor di Jogja Ramaikan Road to MotoGP Mandalika 2026
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN–BPBD Sleman mencatat dampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (14/10/2024) sore mengakibatkan tiga orang terluka. Tak hanya itu, puluhan rumah, bangunan dan sejumlah kendaraan rusak akibat tertimpa pohon.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, merinci tiga korban yang terluka pada peristiwa tersebut dua orang di antaranya mengalami luka berat dan seorang lainnya luka ringan. "Dampak hujan disertai angin kencang pada kemarin sore itu terjadi di lima kapanewon. Mulai Depok, Kalasan, Ngaglik, Ngemplak, dan Sleman. Total kerugian materinya ratusan juta rupiah," katanya, Selasa (15/10/2024).
Berikut hasil rekapitulasi data bencana dari Pusdalop BPBD Sleman. Di Kapanewon Depok, terdapat 7 titik yang terdampak. Di lokasi ini tercatat 2 rumah rusak ringan, 6 pohon tumbang, 2 tempat usaha terdampak, 3 kendaraan roda dua dan 1 kendaraan roda empat terdampak.
Di Kapanewon Kalasan terdapat 26 titik terdampak. Makwan menjelaskan, ada 8 unit rumah mengalami kerusakan dan tiga orang terluka akibat tertimpa puing bangunan. Di Kalasan ini, tercatat 2 korban luka berat dan 1 luka ringan dirujuk ke faskes, 8 rumah rusak ringan, 24 pohon tumbang, 3 tempat usaha terdampak, 3 fasilitas ibadah terdampak, 1 baliho rusak.
"Untuk taksiran kerugian dari kerusakan yang terjadi di Kalasan sejumlah Rp 627 juta," ujarnya.
Kapanewon Ngaglik disebut sebagai wilayah yang paling terdampak. Puluhan rumah tercatat mengalami kerusakan bervariasi, ringan hingga rusak berat. Di Ngaglik, BPBD mencatat ada 60 titik terdampak. "43 rumah rusak ringan, 34 rumah rusak sedang, 9 rumah rusak berat, 9 pohon tumbang, 1 kendaraan roda dua terdampak. Taksiran kerusakan sejumlah Rp 173 juta," ungkap Makwan.
Di Kapanewon Ngemplak tercatat satu rumah warga rusak berat dan satu rumah rusak ringan. Di Kapanewon Sleman tercatat ada dua lokasi usaha mengalami kerusakan. "Kami sudah melakukan asesmen, koordinasi dengan berbagai instansi, pemotongan pohon dan menyerahkan bantuan logistik," kata Makwan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga DIY mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14:05 WIB Senin (14/10/2024).
Peringatan Dini Cuaca tersebut berpotensi terjadi di Kabupaten Gunungkidul meliputi Semin, Ngawen dan Kabupaten Sleman meliputi Prambanan, Kalasan, dan sekitarnya.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat meluas ke wilayah Kabupaten Bantul: Piyungan, Kabupaten
Gunungkidul: Nglipar, Patuk, Karangmojo, Ponjong, Gedangsari, Kabupaten Sleman: Depok, Berbah, Ngemplak, dan sekitarnya.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 16:05 WIB," demikian disampaikan BMKG Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Mario Aji finis P25 di Practice Moto2 Jepang 2026 dan harus melewati Q1 setelah jatuh di akhir sesi. David Alonso menjadi yang tercepat.
AI Muse Meta memberikan alamat rumah pengguna kepada calon pembeli. Kasus ini bermula dari salah tafsir pengaturan izin.
Operasional Pos Damkar Bokoharjo Sleman belum berjalan karena kebutuhan personel. BKPP masih menunggu kepastian formasi dari pemerintah pusat.
Honda kembali menggandeng Red Bull di MotoGP 2027. Kerja sama ini juga berdampak pada Fabio Quartararo yang meninggalkan Monster Energy.
Media asing menyoroti reshuffle Kabinet Prabowo, terutama pergantian Menlu Sugiono oleh diplomat karier Arrmanatha Nasir.