Pemkab Sleman Salurkan Hibah Rp166,5 Juta untuk 32 Lembaga Sosial
Pemkab Sleman menyalurkan hibah Rp166,5 juta kepada 32 LKS pada 11 Juni 2026. Dana diberikan melalui rekening masing-masing lembaga.
Seorang pengendara sendang melintasi tanjakan Clongop di Kapanewon Gedangsari. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jalan baru pengganti ruas Hargomulyo - Watugajah di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul akan dibuka pada Rabu (1/1/2025).
Ruas jalan tersebut nantinya dapat mengurai arus lalu lintas yang masuk ke Gunungkidul dari sisi utara.
Manajer Jalan PT Suradi Sejahtera Raya (SSR), Apri Novianto mengatakan pihaknya masih melakukan pembersihan badan jalan dari sisa-sisa material pembangunan. Saat ini, kontraktor juga masih melakukan pengecatan.
"Nanti tanggal 31 Desember kami lakukan serah terima tapi administratif saja. Tidak ada seremonial khusus,” kata Apri dihubungi, Minggu (29/12/2024).
Apri mengaku jalan baru tersebut juga telah digunakan oleh warga sekitar setelah PT SSR memberlakukan buka-tutup jalan ketika sore hari. Banyak kendaraan bermotor masuk badan jalan, utamanya warga yang pulang bekerja.
Menurut dia, jalan baru tersebut dapat menjadi jalan alternatif pengurai arus lalu lintas yang masuk ke Gunungkidul dari sisi utara. Meski begitu, Apri tidak dapat memastikan penggunaan jalan setelah pembukaan pada 1 Januari 2025.
Pasalnya, sejauh 200 meter dari pekerjaan jalan, ada ruas jalan amblas dan tebingnya longsor.
“Sebagian badan jalan longsor sekitar 30 meter panjangnya. Padahal itu jadi jalan masuk dari arah selatan atau Nglanggeran. Kami tidak tahu ke depan jalan longsor apakah layak dilewati atau tidak,” katanya.
Meski ada penutupan, Apri menegaskan penutupan di titik longsor menjadi kewenangan pemerintah daerah. PT SSR hanya mengampu jalan baru yang masih dalam perawatan hingga Desember 2025. Dengan begitu, apabila ada kerusakan pada jalan, PT SSR akan memperbaiki jalan baru tersebut.
Disinggung ihwal titik longsor di wilayah pekerjaan jalan baru, Apri menjelaskan kontraktor telah mengembalikan pasangan batu dan bronjong di lokasi semula.
“Kami belum melakukan shotcrete ke tebing yang longsor itu. Kemarin arahannya biar pergerakan tanah selesai dulu baru shotcrete,” ucapnya.
Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto telah menjelaskan titik jalan amblas di Tanjakan Clongop mengalami penurunan secara ajeg sekitar 15–20 sentimeter. Penurunan terjadi setiap hari.
Penurunan amblesan jalan tersebut terjadi lantaran ada pergerakan tanah hingga 250 meter ke dasar tebing. Apabila tidak segera ditangani, maka longsor besar akan terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyalurkan hibah Rp166,5 juta kepada 32 LKS pada 11 Juni 2026. Dana diberikan melalui rekening masing-masing lembaga.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.