Revitalisasi Pasar di Sleman Terkendala Anggaran, Dana Pemeliharaan Rp1,8 Miliar
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Wisata di kawasan sumbu filosofis Jogja bisa menggunakan Bus Jogja Heritage Track melewati Jalan Malioboro./visitingjogja\r\n
Harianjogja.com, BANTUL—Awal tahun 2025, jasa usaha pariwisata di Bantul mulai kebanjiran pesanan untuk melayani karya wisata pelajar. Reservasi atau pemesanan layanan transportasi pariwisata tahun ini dinilai lebih baik daripada tahun lalu.
Ketua Paguyuban Pelaku Angkutan Pariwisata Yogyakarta (Palapa Wijaya) sekaligus Pemilik PT Gelis Gedhe Maju Mandiri atau Gege Transport Hantoro menuturkan pemesanan bus pariwisata di Bantul hampir 80 % pada Januari 2025. Pemesanan tersebut sebagian besar digunakan untuk kunjungan wisata pelajar.
BACA JUGA: Pemesanan Transportasi Wisata dan Shuttle Bus Melonjak Jelang Libur Nataru
“Biasanya Desember kegiatan wisata [pelajar], namun karena libur Natal dan Tahun Baru terlalu panjang, jadi [kegiatan karya wisata pelajar] masuk ke Januari [2025],” ujarnya, Senin (20/1/2025).
Dia menuturkan kunjungan karya wisata pelajar tersebut marak diselenggarakan di tingkat SMP, SMA dan SMK. Dia menuturkan ada sekitar empat hingga lima bus dengan kapasitas sekitar 40 orang per bus sekali keberangkatan.
Dia menuturkan pelajar di tingkat SMP dan SMA biasanya menyelenggarakan kunjungan wisata ke destinasi wisata dan tempat belanja oleh-oleh daerah. Sementara untuk SMK biasanya diselenggarakan sekaligus kunjungan industri.
Dia menuturkan pemesanan bus pariwisata di Bantul biasanya digunakan untuk kunjungan wisata pelajar ke Surabaya, Bali, Bandung, dan Jakarta. Lantaran daerah tujuan kunjungan wisata pelajar tersebut ke luar kota, maka penggunaan bus pariwisata rata-rata sekitar tiga hingga lima hari dalam sekali perjalanan.
Dia menuturkan beberapa kunjungan wisata pun dilakukan ke destinasi wisata baru. Sehingga beberapa pengemudi harus mencari destinasi wisata tersebut melalui google map. "Saat ini banyak destinasi baru yang notabene kita dengan modal google map, ternyata tidak bisa dilalui kendaraan besar," katanya.
Karena itu, dia menilai penggunaan pengemudi yang berpengalaman dapat menjamin keamanan penumpang. Dia mengaku, selama ini Gege Transport mensyaratkan agar pengemudi minimal memiliki pengalaman minimal dua tahun.
Pihaknya juga akan mempertimbangkan kemampuan pengemudi tersebut mengendarai bus. Karena menurutnya, kemampuan pengemudi dalam mengendarai bus akan berpengaruh kepada keamanan penumpang saat melewati rute yang baru. Selain itu, dia menuturkan pihaknya berupaya untuk rutin melakukan uji KIR. Sehingga kondisi kendaraan layak untuk digunakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.
KSPSI AGN memecat Listyo Sigit dari jabatan Ketua Dewan Penasihat hingga proses hukum kasus dugaan penyadapan berkekuatan hukum tetap.
Peternak penerima bantuan 600 ayam petelur di Bantul belum meraup untung. Harga pakan tinggi membuat biaya operasional ditutup uang pribadi.
Unisa Yogyakarta mengembangkan MySADARI, aplikasi gratis dengan empat fitur untuk membantu perempuan melakukan deteksi dini kanker payudara.