27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Ilustrasi buka puasa - Google
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Pusat menetapkan kebijakan belajar di rumah selama sepekan pada awal Ramadan 2025.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul meminta agar sekolah mengawasi pembelajaran siswa selama masa tersebut.
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto menuturkan selama masa tersebut sekolah tetap akan memberikan tugas kepada para siswa. Kemudian, sekolah juga akan meminta siswa melaporkan pembelajaran yang telah dilakukan selama masa tersebut.
"Pelaporan pembelajaran mandiri di keluarga nanti kita serahkan ke sekolah masing-masing," ujarnya, Jumat (24/1/2025).
Menurut Nugroho, laporan tersebut digunakan untuk memastikan siswa mengikuti kegiatan pembelajaran selama masa tersebut. Laporan tersebut menurutnya akan menjadi evaluasi untuk mengetahui efektivitas pembelajaran selama masa tersebut.
Di masa tersebut, Disdikpora juga juga meminta agar orang tua mengawasi pembelajaran siswa. Nugroho mengimbau agar selama masa tersebut siswa dapat diarahkan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat.
Menurut Nugroho, selama Ramadhan tahun ini, siswa muslim di Bantul akan menjalankan pesantren kilat dan tadarus.
BACA JUGA: Februari 2025, Dana Desa Tahap Pertama di Bantul Sudah Bisa Dicairkan
Kegiatan tersebut pun menurutnya telah dilakukan secara rutin setiap tahun. Hal itu menurutnya juga sesuai dengan himbauan pemerintah pusat untuk menjalankan kegiatan berbasis keagamaan selama Ramadan.
"[Pesantren kilat] ini sudah menjadi kegiatan rutin di sekolah di Bantul, [surat edaran siswa muslim melakukan kegiatan keagamaan] tidak merubah [kegiatan] yang sudah dilaksanakan. Keberadaan surat edaran [himbauan kegiatan keagamaan bagi siswa muslim] justru menguatkan kegiatan itu," katanya.
Ia juga mengimbau agar siswa nonmuslim dapat mengikuti kegiatan keagamaannya masing-masing selama masa tersebut.
Disdikpora juga meminta surat edaran terkait jam belajar mengajar selama Ramadhan dalam waktu dekat. Jam belajar mengajar tersebut akan diterapkan mulai Ramadan 2025.
Nugroho pun menyambut positif kebijakan Pemerintah Pusat tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menunjang pendidikan karakter pada siswa pula.
"Kami menyambut positif dan harus melaksanakan surat edaran ini karena sudah menjadi kebijakan di tingkat Pusat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance