Advertisement
100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Mada Sukma: Fokus Implementasi Asta Cita Dulu
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat pengumuman menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Minggu (20/10 - 2024). / Youtube Setkab RI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan dapat fokus mengimplementasikan Asta Cita.
Menurut Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Mada Sukmajati waktu 100 hari kerja menjadi langkah pertama yang ditunggu-tunggu masyarakat. Rakyat menunggu langkah atau gebrakan apa yang dilakukan pemerintahan baru selama 100 hari kerja.
Advertisement
Tradisi ini dianggap baik untuk mendorong Presiden dan Wakil Presiden Terpilih untuk melaksanakan programnya di awal memimpin. "Sebenarnya ini tradisi yang baik [100 hari kerja]. Karena mendorong pemimpin yang terpilih. Itu bisa segera me-running programnya yang dia sudah kampanyekan di periode kampanye," kata Mada pada Jumat (7/2/2025).
Pemerintahan Prabowo-Gibran, katanya, memiliki Asta Cita. Karenanya program cepat itulah yang kata Mada seharusnya jadi fokus pemerintah Prabowo-Gibran di 100 hari kerja, enam bulan kerja atau paling lambat setahun nanti.
"Makanya harusnya karena Pak Prabowo sudah punya delapan tadi [Asta Cita]. Menurut saya fokus saja ke situ dulu," ungkapnya.
"100 hari Ini mungkin sudah agak terlambat. Tapi enggak adalah kata terlambat untuk kebaikan. Mungkin nanti bisa di-push enam bulan. Maksimal satu tahun," tandasnya.
BACA JUGA: Dasco: Ada Menteri yang Tak Seirama dengan Kinerja Presiden Prabowo
Misalnya pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun porgram ini sudah mulai dilakukan, hanya saja desain makan bergizi gratis menurut Mada kurang jelas.
Oleh karena itu kata Mada ada baiknya delapan program cepat tadi harusnya bisa lebih diperjelas desainnya. Termasuk penjelasan prioritas sasarannya, cara pelaksanaannya dan seterusnya.
"Oh ini makan gratis akan kami selenggarakan. Memang kami tidak punya uang untuk menyelenggarakan secara nasional di seluruh wilayah Indonesia. Tapi kami akan prioritas disini, disini, disini. Dengan cara apa, dengan cara seperti ini, kapan dan seterusnya," ujarnya.
Secara umum, Mada menilai 100 hari kerja pemerintah Prabowo-Gibran lumayan meski banyak hal yang kudu dilakukan. "Lumayan, tapi masih banyak yang perlu dilakukan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







