Kejahatan Jalanan Sleman Stabil, Kasus Sajam Naik 75 Persen
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Pengendara motor sedang melintas di depan Exit Tol Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Jumat (28/3/2025). / Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN--Polda DIY memprediksi puncak arus kendaraan yang keluar dari Exit Tol Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman terjadi pada Jumat (28/3/2025) hari ini. Diperkirakan arus kendaraan dapat mencapai 700 kendaraan roda empat per jamnya.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum mengatakan arus kendaraan mulai ramai sejak Selasa (25/3/2025) sekitar 400 kendaraan. Sehari sebelumnya, arus kendaraan masih sekitar 200 kendaraan.
Adapun Jumat (28/3) pukul 10.00 WIB 11.00 WIB, arus kendaraan berada di kisaran angka 500 dan masih akan bertambah. “Peningkatan signifikan dibandingkan kemarin. Siang ini hampir 600 kendaraan. Prediksi kami memang puncak arus mudik hari ini. Paling tidak ada 700an kendaraan yang turun di Exit Tol Tamanmartani,” kata Widya ditemui di Exit Tol Tamanmartani, Jumat.
BACA JUGA : Menhub Sebut Puncak Arus Mudik Terjadi Hari Ini, Berikut Penjelasannya
Widya menerangkan apabila arus kendaraan mencapai puncaknya, paling tidak menyentuh 700 kendaraan, Polda DIY akan berkoordinasi dengan Polres Klaten untuk mengalihkan arus lalu lintas. Paling tidak kendaraan harus keluar dari jalan sekitar exit tol sekitar 10 hingga 15 menit agar beban kendaraan di exit tol dapat berkurang.
Kata dia, kendaraan yang turun di exit tol rata-rata menuju arah Jogja dan Magelang. Apabila pemudik ingin menuju Jogja, pemudik perlu mengambil arah kiri atau selatan. Adapun arah kanan atau utara menuju ke Magelang, Jawa Tengah. “Kalau mau ke Tempel dan Kaliurang juga silakan ambil arah kanan atau ke utara,” katanya.
Berdasarkan pantauan Harian Jogja, kendaraan dari sisi utara dan selatan sempat membuat jeda, sehingga kendaraan yang turun di exit tol harus menunggu sebelum masuk ke badan utama jalan sekitar pukul 12.45 WIB.
Widya harus memberhentikan kendaraan dari kedua sisi untuk memberikan kesempatan bagi pemudik masuk ke badan jalan. “Kami imbau pengguna jalan, khususnya yang menggunakan Exit Tol Fungsional Tamanmartani untuk selalu mematuhi rambu-rambu yang ada di sepanjang jalan tol maupun setelah keluar exit tol. Utamakan keselamatan bukan kecepatan. Kalau lelah, pengendara bisa beristirahat di mini rest area Tamanmartani. Dari exit tol belok kiri. Rest area disiapkan masyarakat sekitar. Tidak jauh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.
Prabowo optimistis karhutla Kalimantan segera terkendali setelah pemerintah menambah helikopter, alat pemadam, pompa, dan personel.
Pemda DIY menyambut kepulangan Ahmad Raditya dan Anggita Ayu, Paskibraka Nasional wakil DIY yang bertugas pada HUT ke-81 RI.
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
PSEL Bantul memasuki tahap persiapan. Pematangan lahan dijadwalkan September dan proyek ini memiliki nilai investasi mencapai Rp3 triliun.