UMKM Jogja Bidik Pasar Haji dan Umrah, Kerja Sama Awal Rp1 Miliar
Jogja Expo 2026 membuka peluang UMKM DIY memasuki rantai pasok haji dan umrah. Kerja sama awal yang terbentuk mencapai sekitar Rp1 miliar.
Ilustrasi tawuran pelajar./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang remaja berinisial AA (16), warga Sewon, Kabupaten Bantul, diamankan oleh warga Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, pada Kamis (26/6/2025) dini hari pukul 02.00 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal ketika petugas piket dari Polsek Kasihan menerima laporan dari masyarakat tentang adanya remaja yang telah diamankan oleh warga.
BACA JUGA: Pertikaian Dua Geng di Sukoharjo yang Merenggut Nyawa Diawali Saling Tantang di Instagram
"Personel piket tersebut langsung mengunjungi lokasi kejadian dan melihat banyaknya kerumunan masa. Personel juga melihat ada seorang yang diamankan warga setempat," ujar Jefrry, Kamis.
Menurut informasi dari warga setempat, sebelum kejadian itu terjadi, ada dua pengendara sepeda motor yang tengah dikejar oleh anggota kepolisian hingga sampai ke lokasi tersebut. Salah satu dari keduanya berhasil ditangkap.
Lalu, beberapa warga mengaku mendengar bahwa remaja yang ditangkap membawa senjata tajam bersama seorang temannya yang lain. Namun, rekan dari pemuda yang ditangkap itu berhasil melarikan diri dari kejaran.
BACA JUGA: Soal Kasus Tawuran Siswa SD, Ini Tanggapan Kementerian PPPA
"Anggota polisi sebelumnya sudah pergi dan membawa satu orang yang berhasil diamankan tadi. Kemudian, warga setempat bergerak mencari orang yang kabur tersebut dan berhasil diketemukan," kata Jeffry.
jeffry menjelaskan berdasarkan penyelidikan, sebelum peristiwa penangkapan terjadi, aparat kepolisian sempat melaksanakan patroli di sekitar simpang empat Wojo, kawasan Ring Road, Kapanewon Sewon. Hasil patroli tersebut, polisi melihat sekelompok remaja, sekitar sepuluh orang, yang menampilkan gelagat mencurigakan.
Setelah itu personel Polri yang sedang melihat rombongan mencurigakan itu langsung melakukan pengejaran. Namun, karena jumlah rombongan itu banyak, kemudian rombongan itu berpencar.
"Polisi kemudian fokus mengejar dua orang dari kelompok tersebut. Saat proses pengejaran berlangsung, petugas juga menemukan senjata tajam yang letaknya terpisah dari posisi dua remaja yang dikejar sebelum akhirnya ditangkap," ungkapnya.
Hingga saat ini pihak kepolisian belum mengungkapkan identitas dari salah satu remaja yang lebih dulu berhasil diamankan. Saat ini keduanya berada Mapolda DIY guna menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Usai dilakukan pemeriksaan terhadap salah satu orang yang diamankan, pengakuan dia dan rombongan tersebut sudah janjian, untuk tawuran di seputaran Ring Road Wojo Sewon," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Expo 2026 membuka peluang UMKM DIY memasuki rantai pasok haji dan umrah. Kerja sama awal yang terbentuk mencapai sekitar Rp1 miliar.
Mabes Polri tetapkan eks Pimpinan Polri dan dua perwira tinggi sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal nomor seluler Presiden Prabowo.
Mutasi Polri November 2026 menyasar enam perwira terkait Polda DIY, termasuk pergantian Kapolresta dan Wakapolresta Yogyakarta.
Sri Sultan mengingatkan pemanfaatan kekayaan geologi Indonesia harus memperhatikan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
PVMBG menjelaskan daratan baru di perairan Tual terbentuk dari material mud volcano yang terdorong ke permukaan setelah aktivitas gempa.
Rosan Roeslani menargetkan laporan keuangan Danantara selesai November 2026 setelah proses konsolidasi lebih dari 1.000 perusahaan.