Hotel Bantul Bidik Pasar Komunitas Saat Libur Sekolah Sepi
Hotel di Bantul membidik pasar komunitas untuk mendongkrak okupansi saat libur sekolah. PHRI menargetkan tingkat hunian mencapai 70 persen.
Foto ilustrasi irigasi pertanian / foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 87 titik saluran irigasi di lahan pertanian wilayah Bantul segera diperbaiki. Langkah ini dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat sebagai upaya mendongkrak produktivitas petani.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, menjelaskan bahwa anggaran perbaikan bersumber dari APBN. Dinas akan menentukan lokasi-lokasi irigasi yang perlu diperbaiki sebelum dikerjakan oleh instansi teknis terkait.
“Perbaikan ini menggunakan dana dari APBN, nanti dari kami akan mengajukan titik mana saja yang perlu diperbaiki, terus yang eksekusi perbaikan dari instansi yang menaunginya. Kita kerja sama juga dengan Dinas Pekerja Umum dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak,” kata Joko, Senin (4/8/2025).
Ia menambahkan bahwa pembenahan saluran irigasi ini dikebut karena musim tanam pertama akan berlangsung mulai September hingga Oktober mendatang.
“Perbaikan ini kami gencarkan karena September sampai Oktober akan mulai musim tanam pertama,” katanya.
Pada periode tanam pertama nanti, sekitar 13.000 hektare lahan pertanian di wilayah Bantul akan ditanami. Joko memastikan, ketersediaan pupuk subsidi maupun benih padi di daerahnya dalam kondisi aman.
"Pupuk subsidi kita aman. Untuk data jumlahnya ada di kantor, tapi yang jelas itu mencukupi kebutuhan para petani," tutup Joko.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bantul telah menyalurkan bantuan benih padi bagi 74 gabungan kelompok tani (Gapoktan) tingkat kelurahan untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian benih di tingkat lokal.
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan Tidak Gratis, Wajib Pakai E-Money yang Sama
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menuturkan bahwa bibit yang dibagikan merupakan benih berlabel ungu yang nantinya akan disemai untuk menjadi benih berlabel biru.
"Hari ini kita mengundang 74 gapoktan, lalu kita berikan benih label ungu untuk disemai, kemudian setelah disemai menjadi label biru, setelah menjadi label biru benih menjadi banyak," ujar Abdul Halim, Kamis (31/7/2025).
Ia berharap benih tersebut bisa langsung digunakan oleh para petani yang tergabung dalam Gapoktan maupun kelompok tani (poktan) di masing-masing kelurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hotel di Bantul membidik pasar komunitas untuk mendongkrak okupansi saat libur sekolah. PHRI menargetkan tingkat hunian mencapai 70 persen.
China siapkan 12 profesi baru di era AI dan ekonomi digital. Industri AI tembus 1,2 triliun yuan, peluang kerja makin luas.
BPBD Sleman petakan 5 wilayah rawan kekeringan akibat El Nino 2026. Siapkan 50 tangki air untuk antisipasi.
Ghana vs Kolombia di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis kekuatan kedua tim.
PM India Narendra Modi akan ke Jogja 8 Juli 2026 untuk dukung pemugaran Candi Prambanan dan perkuat kerja sama strategis RI-India.
Pembebasan lahan tol Solo–Jogja di Bantul capai 667 bidang. Masih tersisa 101 bidang menunggu pembayaran UGR.